Korea Selatan Siapkan Cetak Biru Pembangunan Ekonomi Korea Utara

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, tertawa bersama dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, saat acara makan malam di Rumah Perdamaian di desa Panmunjom di zona gencatan senjata, 27 April 2018. Pertemuan ini dimaksudkan untuk mengakhiri konflik antar kedua negara dan mengurangi ketegangan akan proram nuklir Korea Utara. Korea Summit Press Pool/Pool via Reuters

    Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, tertawa bersama dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, saat acara makan malam di Rumah Perdamaian di desa Panmunjom di zona gencatan senjata, 27 April 2018. Pertemuan ini dimaksudkan untuk mengakhiri konflik antar kedua negara dan mengurangi ketegangan akan proram nuklir Korea Utara. Korea Summit Press Pool/Pool via Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam pertemuan bersejarah antara Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dua pekan lalu,  Moon tidak hanya memberikan Kim jabatan tangan formal, tapi sebuah USB berisikan cetak biru pembangunan ekonomi dua Korea termasuk pembangunan jaringan kereta yang menghubungkan Korea Utara - Eropa melewati Cina dan Rusia. 

    Dikutip dari South China Morning Post, Senin 7 Mei 2018, Moon memberikan Kim sebuah buku dan USB yang berisi buku digital dan presentasi "Peta Ekonomi Baru di Semenanjung Korea."

    Baca: Berdamai, Korea Utara ingin Terbang ke Korea Selatan

    Kereta yang dipercaya membawa delegasi Korea Utara saat meninggalkan Stasiun Beijing, Cina, 27 Maret 2018. REUTERS/Jason Lee

    Baca: Replika Zona Demiliterisasi Korea Selatan dan Utara Rame Turis

    Ini adalah cetak biru kerja sama ekonomi Korea Selatan dan Korea Utara yang mengutamakan tiga sektor, yakni sumber daya alam di pesisir timur dan Rusia, transportasi dan logistik di pesisir barat, dan pariwisata.

    Baca: Perdamaian Korea Utara--Selatan Bawa Rezeki Ekonomi Bagi 6 Negara

    Dari cetak biru ini Moon ingin kerja sama ekonomi termasuk pipa gas dan jaringan kereta antara Korea Selatan dan Utara yang menghubungkan China, Rusia, hingga ke Eropa.USB ini juga berisi informasi mengenai pembangunan pembangkit tenaga listrik.

    Tujuan Presiden Korea Selatan Moon memberikan USB sebagai upaya membujuk Kim Jong Un bahwa Korea Utara membutuhkan dukungan ekonomi internasional daripada sekadar penghapusan sanksi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.