Perkuat Kesetiaan Kader, Partai Komunis Cina Gunakan VR

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perangkat headset HTC 'Vive Virtual Reality (VR) saat diperkenalkan di Taipei, Taiwan, 1 Agustus 2017. TC Vive VR standalone ini didukung oleh platform VR mobile Qualcomm Snapdragon 835 dan akan hadir dengan akses ke platform Viveport. REUTERS

    Perangkat headset HTC 'Vive Virtual Reality (VR) saat diperkenalkan di Taipei, Taiwan, 1 Agustus 2017. TC Vive VR standalone ini didukung oleh platform VR mobile Qualcomm Snapdragon 835 dan akan hadir dengan akses ke platform Viveport. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu kota di Cina untuk pertama kali menggunakan teknologi virtual reality atau VR untuk memperkuat kesetiaan kader kepada Partai Komunis , partai berkuasa di negara itu. 

    Kotamadya Qingyang Zouping di Cina bagian timur menjadi kota pertama di Cina yang menggunakan teknologi VR. Kota di provinsi Shandong ini menghabiskan dana 700 ribu yuan atau setara Rp 1,5 miliar untuk membangun ruang VR di pusat layanan pendidikan Partai Komunis Cina. 

    Baca: Bank Sperma Cina Wajibkan Pendonor Setia ke Partai Komunis

    Sekretaris Partai Komunis cabang Qingyang, Duan Shuguo mengatakan para kader muda akan disuguhkan film dokumenter tentang pahlawan komunis sebelum memasang headset untuk menjawab serangkaian pertanyaan tentang berbagai macam konten, mulai dari teori partai dan perilaku hingga disiplin.

    Duan mengatakan ruangan itu selesai dibangun pada April lalu.  Pemerintah kota Qingyang membuat studio untuk menghasilkan skenario realitas maya.

    Baca: Anggota Partai Komunis Cina Dilarang Memeluk Agama  

    Wen Daqing, salah satu petinggi dari cabang Partai Komunis di Qingyang, mengatakan kebisingan diminimalkan di ruangan untuk memastikan para peserta tes memiliki pikiran yang damai.

    “Pertanyaan-pertanyaan itu dirancang secara hati-hati berdasarkan standar psikologis, ”kata Wen, seperti dilansir South China Morning Post pada 7 Mei 2018.

    Kota Qingyang dihuni sekitar  35 ribu orang dan mayoritas mendukung Partai Komunis pimpinan Xi Jinping.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.