Selama April, Israel tangkap 450 Warga Palestina, 2 Orang Tewas

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang mahasiswa Palestina, berada di dalam kurungan saat berdemonstrasi dalam aksi solidaritas tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel 2014 di Kota Gaza (19/5). Ashraf Amra/Anadolu Agency/Getty Images

    Seorang mahasiswa Palestina, berada di dalam kurungan saat berdemonstrasi dalam aksi solidaritas tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel 2014 di Kota Gaza (19/5). Ashraf Amra/Anadolu Agency/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Israel menangkap 450 warga Palestina termasuk anak-anak dan wanita selama April 2018. Dua tahanan dilaporkan meninggal selama penahanan.

    Dikutip dari Middle East Monitor, 2 Mei 2018, berdasarkan data Prisoners' Centre for Studies tercatat 90 anak-anak berusia 9 hingga 12 tahun ikut ditahan selama bulan April oleh Israel.

    Baca: Kisah Wanita Palestina di Penjara Israel: Ingin Berkaca tapi...

    Sejumlah mahasiswa Palestina, melakukan adegan teaterikal saat berdemonstrasi dalam aksi solidaritas tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel 2014 di Kota Gaza (19/5). Ashraf Amra/Anadolu Agency/Getty Images

    Baca: Israel Sediakan Makanan Kedaluwarsa untuk Tahanan Palestina

    11 wanita Palestina juga ditahan, termasuk salah satu mahasiswi yang ditangkap saat meninggalkan kampus dan aktivis asal Prancis yang ditangkap di rumahnya di Nablus.

    Jurnalis Palestina juga tak luput ditangkap saat meliput kejahatan pendudukan Israel di Hebron. Kini Israel memiliki 74 administratif pusat penahanan warga Palestina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.