Hemat Uang Negara di KTT ASEAN Singapura, Ini Trik Duterte

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rodrigo Duterte sedang berbincang dengan anggota kabinetnya. Rabu, 4 April 2018. Rchard Madelo/Presidential Photo

    Presiden Rodrigo Duterte sedang berbincang dengan anggota kabinetnya. Rabu, 4 April 2018. Rchard Madelo/Presidential Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengatakan akan menghemat uang negara saat terbang ke Singapura untuk mengikuti KTT ASEAN ke-32 pekan ini.

    Duterte menggunakan beberapa cara agar dapat menghemat uang negara termasuk menggunakan pesawat pribadi 8 tempat duduk untuk membawanya ke Singapura. Dia juga membawa delegasi yang lebih sedikit.

    Baca: Bela HAM Petani Filipina, Biarawati Australia Ditangkap Duterte

    Juru Bicara Kepresidenan Filipina, Harry Roque, pada Senin, 23 April 2018 mengatakan keputusan untuk menggunakan pesawat 8 kursi itu untuk mencukur biaya.

    "Jet kecil untuk menghemat uang. Sangat mahal untuk menyewa pesawat yang besar. Pesawat kecil juga merampingkan delegasi yang berarti biaya semakin sedikit,“ kata Roque, seperti dilansir Channel News Asia pada 24 April 2018.

    Baca: Duterte Memuji Cina dan Xi Jinping, Ada Apa?

    Pejabat Istana mengatakan pesawat pribadi itu hanya akan membawa Presiden Duterte, Asisten Khusus untuk Presiden Christopher "Bong" Go, dan staf.

    "Ini adalah tim yang sangat kecil yang akan terbang bersamanya dan itu jauh lebih murah dibandingkan dengan mencarter keseluruhan, seluruh pesawat Philippine Airlines," kata pejabat ini.

    Presiden Duterte akan menghadiri KTT regional di Singapura pada 27-28 April. Media Straits Times melansir Presiden Singapura, Lee Hsien Loong, bakal memimpin sejumlah pertemuan kepala negara Asean. Acara ini juga akan dihadiri sejumlah menteri, yang bakal diikuti sesi pertemuan tingkat menteri.

    Laporan Inquirer sebelumnya menunjukkan Duterte adalah Presiden yang paling sering bepergian di tahun pertamanya menjabat, setelah melakukan 19 perjalanan luar negeri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?