Tiga Mahasiswa Meksiko Tewas Direndam Kartel di Cairan Asam

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mayat. AFP/CHARLES ONIANS

    Ilustrasi mayat. AFP/CHARLES ONIANS

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga mahasiswa Meksiko yang hilang sejak bulan lalu ditemukan tewas di negara bagian barat Jalisco. Jasad ketiganya berada dalam kondisi mengenaskan setelah dilarutkan dalam cairan asam.

    Pihak berwenang Meksiko mengatakan,  ketiganya diduga dibunuh penjahat kartel yang mengira mereka sebagai anggota geng saingan.

    Baca: Kisah Zetas, Kartel Obat Bius Terkejam di Meksiko

    Menurut jaksa negara bagian Jalisco, ketiga mahasiswa jurusan perfilman itu terakhir terlihat di kotamadya Tonala setelah mobil mereka dirusak dan mereka diculik oleh setidaknya enam orang. Ketiganya kemudian disiksa dan dibunuh.

    "Selanjutnya tubuh mereka dilarutkan dalam cairan asam untuk menghilangkan jejaknya," demikian pernyataan Kejaksaan Negeri Jalisco, seperti dilansir Reuters pada 24 April 2018.

    Baca: Jurnalis Kawakan Peliput Kartel Narkoba di Meksiko Tewas Ditembak

    Jaksa penuntut umum, Raul Sanchez menjelaskan,  pihak berwenang telah menahan sedikitnya 2 tersangka pembunuhan.

    Kelompok kriminal di Meksiko sering menculik, menyiksa, mencabik-cabik dan bahkan melarutkan korban-korbannya dalam asam dan kerangkanya dibuang di kuburan-kuburan rahasia.

    Baca: 12 Polisi Meksiko Tewas Dibunuh Kartel Obat Bius  

    Kasus ini menambah guncangan pemerintahan Presiden Enrique Pena Nieto, yang popularitasnya menurun tajam di tengah tuduhan korupsi dan lonjakan kekerasan.

    Tahun lalu, lebih dari 25.000 orang dibunuh di Meksiko. Ini jumlah korban terbanyak sekitar 20 tahun terkahir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.