Paus Fransiskus Bagikan 3000 Es Krim Gratis Untuk Kaum Miskin

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Fransiskus menyapa seorang anak pada akhir Misa Paskah di Lapangan Santo Petrus di Vatikan tanggal 1 April 2018. Paus Fransiskus merayakan Paskah keenamnya sebagai pemimpin tertinggi Katolik Roma. REUTERS/Max Rossi

    Paus Fransiskus menyapa seorang anak pada akhir Misa Paskah di Lapangan Santo Petrus di Vatikan tanggal 1 April 2018. Paus Fransiskus merayakan Paskah keenamnya sebagai pemimpin tertinggi Katolik Roma. REUTERS/Max Rossi

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk merayakan hari santo pelindungnya, Paus Fransiskus membelikan 3000 es krim atau gelato  bagi tunawisma dan kaum miskin kota Roma, Italia.

    Paus Fransiskus dilahirkan dengan nama Jorge (George) Mario Bergoglio, merayakan Hari Santo George yang jatuh pada Senin, 23 April 2018.

    Baca: Paus Fransiskus Minta Maaf ke Korban Pelecehan Seksual di Cile

    "Untuk lebih memaknai Perayaan Hari St George, Bapa Suci merayakannnya dengan orang yang paling membutuhkan dan tunawisma Roma," demikian pernyataan Vatikan, seperti dilansir Independent pada 24 April 2018.

    Paus Fransiskus membayar 3.000 porsi gelato untuk dibagikan kepada tamu di dapur umum dan tempat penampungan di ibu kota Italia.

    Paus dikenal sebagai penyuka makanan dan kudapan manis, terutama untuk spesialisasi karamel dulce de leche dari Argentina.

    Baca: Paus Fransiskus Mohon Maaf Kepada Rohingya

    Di  satu dapur umum yang dikelola oleh badan amal Karitas Vatikan, wadah berisi vanila dan cokelat gelato disajikan bersama makan siang pasta untuk para tamu.

    Paus Fransiskus kerap mentraktir warga miskin dan tunawisma Roma saat merayakan sesuatu. Dia beberapa kali mengundang mereka untuk makan siang, menonton konser dan kunjungan museum di Vatikan serta menyumbang kantong tidur, membuat kamar mandi gratis, tukang cukur dan layanan binatu.

    Baca: Paus Fransiskus Ingin Ubah Doa Bapa Kami, Ini Alasannya

    Untuk ulang tahunnya yang ke-80, Paus Fransiskus mengundang delapan orang tunawisma untuk sarapan. Mereka makan kue kering dari Argentina. Awal bulan ini, Paus berpendapat merawat para imigran dan kaum miskin sama suci dengan menentang aborsi.

    Paus Fransiskus menjadikan imigran sebagai bagian penting dari kepausannya, mendesak para pengikut untuk memperjuangkan hak-hak orang miskin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.