Insiden Drone, Raja Salman Sembunyi di Bunker Militer Arab Saudi

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengamati sebuah senjata setelah melakukan tarian pedang tradisional Ardha dalam festival Budaya Janadriyah di Riyadh, Arab Saudi, 20 Februari 2018. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS

    Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengamati sebuah senjata setelah melakukan tarian pedang tradisional Ardha dalam festival Budaya Janadriyah di Riyadh, Arab Saudi, 20 Februari 2018. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Insiden penembakan terhadap drone di Arab Saudi, Sabtu, 21 April 2018, membuat militer negeri kerajaan itu meningkatkan kewaspadaan. Raja Salman terpaksa diungsikan ke dalam bungker militer demi keamanan. Demikian kabar dari Sputnik, Senin 23 April 2018.

    Menurut laporan sejumlah media, pasukan keamanan Arab Saudi terpaksa menembak jatuh sebuah drone yang dianggap terbang terlalu dekat dengan Istana Raja Salman bin Abdul Azis Al Saud di Riyadh, Sabtu.

    Baca: Suara Tembakan di Istana Arab Saudi Munculkan Spekulasi

    Ilustrasi drone. AP/Ng Han Guan

    "Drone mainan itu ditembak jatuh karena melayang tak jauh dari Istana Raja," Sputnik melaporkan.

    Sementara itu, otoritas Arab Saudi mengatakan pihaknya sempat berselisih paham disebabkan oleh drone yang terbang terlalu dekat dengan tempat tinggal raja. "Pasukan keamanan akhirnya menembak jatuh drone tersebut karena dianggap membahayakan."

    Anggota keamanan Arab Saudi mengambil posisi saat menunjukan keahliannya dalam parade militer jelang pengamanan ibadah Haji di Mekkah, Arab Saudi, 23 Agustus 2017. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

    Sebelumnya, media di Arab Saudi memberitakan Raja Salman dievakuasi ke lokasi dekat pangkalan militer selama penembakan terhadap drop itu berlangsung.

    Baca: Kolumnis Diskors Setelah Raja Salman Kecam Sanjungannya  

    Namun laporan tersebut dibantah oleh salah seorang pejabat Arab Saudi. Menurut keterangannya kepada kantor berita Reuters, Raja tidak berada di Istana ketika drone itu ditembak jatuh pasukan keamanan.

    Baca juga: Raja Salman Dalam Silsilah Keluarga Kerajaan Arab Saudi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.