Saudi Siapkan Aturan Soal Drone pasca-Insiden dekat Istana

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menlu Retno Marsudi (kiri), menyampaikan surat Presiden Jokowi  berisi pesan perdamaian kepada Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud di Istana Al-Yamamah, Riyadh, Arab Saudi, 18 Januari 2016. Foto: Kemlu RI

    Menlu Retno Marsudi (kiri), menyampaikan surat Presiden Jokowi berisi pesan perdamaian kepada Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud di Istana Al-Yamamah, Riyadh, Arab Saudi, 18 Januari 2016. Foto: Kemlu RI

    TEMPO.CO, Riyadh - Pemerintah Arab Saudi sedang menyiapkan peraturan mengenai penggunaan pesawat nirawak, yang sempat terbang mendekati pos penjagaan di daerah Khuzama di ibu kota Riyadh pada Sabtu, 21 April 2018.

    Kemunculan pesawat drone mainan ini sempat membuat para penjaga heboh dan menembakinya dengan menggunakan senjata berat, yang akhirnya menjatuhkan drone itu. Kegaduhan ini membuat heboh warga sekitar lokasi istana.

    Baca: Suara Tembakan di Istana Arab Saudi Munculkan Spekulasi

    “Pejabat di kementerian Dalam Negeri mengatakan peraturan soal penggunaan drone ini sedang dalam tahap finalisasi,” begitu dilansir media Al Jazeera, Ahad, 22 April 2018 waktu setempat.

    Peraturan ini akan berisi ketentuan soal cara mengajukan perizinan penggunaan drone oleh publik untuk digunakan di wilayah lingkungan sekitar mereka tinggal.

    Baca: Warga Arab Saudi Mengeluh, Tiket Bioskop Terlalu Mahal

    Seperti diberitakan, terdengar suara tembakan di ibu kota Riyadh, Arab Saudi, pada 21 April 2018 tengah malam. Ini karena para penjaga di ibu kota termasuk di istana raja menembaki sebuah pesawat drone yang terbang mendekati kawasan istana.

    Sempat ada kabar, Raja Salman dilarikan ke bunker di pangkalan udara di kota itu. Namun, seorang pejabat Saudi mengatakan kepada Reuters Raja Salman sedang berada di tempat peristirahatan di kawasan pertanian di Riyadh.

    “Raja sedang berada di kawasan pertanian di Diriya,” kata pejabat yang tidak disebutkan namanya itu.

    Pada Oktober 2017, seorang lelaki bersenjata menyerang istana raja di Jeddah dan menembak penjaga gerbang. Dalam insiden ini, dua orang penjaga dan si penembak tewas.

    Saat itu, Raja Salman sedang berada di luar negeri melakukan kunjungan kenegaraan Arab Saudi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.