Suara Tembakan di Istana Arab Saudi Munculkan Spekulasi

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud saat melakukan tarian pedang tradisional Ardha dalam festival Budaya Janadriyah di Riyadh, Arab Saudi, 20 Februari 2018. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS

    Aksi Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud saat melakukan tarian pedang tradisional Ardha dalam festival Budaya Janadriyah di Riyadh, Arab Saudi, 20 Februari 2018. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Letusan senjata api terdengar jelas di area Istana Kerajaan, Riyadh, Arab Saudi, menyusul ditembaknya sebuah drone mainan di dekat Istana oleh pasukan keamanan Arab Saudi. Suara letupan senjata ini langsung memicu dugaan adanya sebuah upaya kudeta. 

    Situs mirror.co.uk pada Minggu, 22 April 2018, melansir Kepolisian Arab Saudi mengatakan aparat di pos pemeriksaan di distrik Khozama telah mengidentifikasi sebuah drone atau pesawat tanpa awak dan segera menembak jatuh sesuai dengan perintah. Khozama adalah sebuah area tempat Istana Kerajaan Arab Saudi berada.

    Baca: Video Iklan Tampilkan Wanita Vulgar, Arab Saudi Tutup Gymansium

    Raja Salman saat vlog bersama Jokowi ketika makan siang. Instagram.com

    Baca: AS Mulai Khawatir Reformasi Arab Saudi Ganggu Kepentingannya 

    Penjelasan itu diberikan setelah derasnya spekulasi di media sosial atas penyebab terjadinya penembakan, yang tertangkap kamera dan diunggah secara online. Dalam rekaman video berdurasi 30 detik itu, terdengar suara letupan tembakan sangat keras. Hal tersebut dengan cepat menyebarkan dugaan adanya kegaduhan politik.              

    “Raja Arab Saudi berada di kebunnya di Diriya,” kata sumber di Kepolisian Arab Saudi, yang tak mau dipublikasi.

    Para pejabat senior Kerajaan Arab Saudi mengatakan Raja Salman tidak berada di Istana saat tembakan terjadi. Namun kabar yang beredar di Twitter menuding Raja Salman dilarikan ke sebuah bunker militer di Kota Riyadh. 

    Sedangkan situs al-Jazeera pada Minggu melaporkan letusan tembakan terdengar pada Sabtu, 21 April, pukul 07.50 malam waktu setempat. Sebuah penyelidikan telah dilakukan atas peristiwa tersebut. Tidak ada korban luka atau kerusakan yang ditimbulkan atas kejadian ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.