Amerika Serikat Minta Koalisi Arab Kirim Pasukan ke Suriah

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas pemadam kebakaran memadamkan sisa-sisa api di Pusat Penelitian Suriah yang dihancurkan oleh serangan udara koalisi AS di Barzeh, Suriah, 14 April 2018. Serangan udara Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis disebutkan sebagai tanggapan atas serangan senjata kimia oleh pemerintah Suriah. AP

    Seorang petugas pemadam kebakaran memadamkan sisa-sisa api di Pusat Penelitian Suriah yang dihancurkan oleh serangan udara koalisi AS di Barzeh, Suriah, 14 April 2018. Serangan udara Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis disebutkan sebagai tanggapan atas serangan senjata kimia oleh pemerintah Suriah. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah berbicara dengan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo untuk membentuk pasukan koalisi Arab guna menggantikan posisi Amerika di Suriah.

    "Keinginan Presiden disampaikan secara jelas, Amerika Serikat tetap ingin melanjutkan dan berperang melawan ISIS di Suriah Utara. Presiden juga percaya pasukan regional di Timur Tengah tetap melanjutkan perjuangannya melawan ISIS," kata David M. Satterfield, pejabat di Kementerian Luar Negeri Amerika.

    Baca: Amerika Serikat Tak Ingin Terlibat Perang di Suriah

    Sistem pertahanan udara jarak menengah buatan Rusia, Buk-M2, merupakan salah satu andalan Suriah saat menghadapi serangan udara Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis pada 14 April 2018. Rudal Buk-M2 dapat menghancurkan rudal balistik taktis dan rudal jelajah pada jarak 20 km. Rusia mengirim delapan Buk-M2 ke Suriah pada 2010-2013. sputniknews.com

    Saat ini, Amerika sedang mengejar kontribusi Mesir, Bahrain, Yordania, Kuwait, Oman, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab untuk membantu menghadapi Iran di Suriah. Seorang sumber yang dekat dengan Gedung Putih mengatakan kepada CNN, Selasa, 17 April 2018, Amerika segera menarik pasukannya di Suriah dalam waktu dekat.

    "Posisi yang ditinggalkan harus yang ada yang menempati. Amerika Serikat akan meminta negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir," ujar sumber yang tak bersedia disebutkan namanya itu.

    Pasukan Amerika Serikat dan sekutunya, Inggris dan Prancis, menembakkan rudal-rudalnya ke 3 lokasi penting di Damaskus dan Homs di Suriah [ABC NEWS]

    Dalam laporannya pada awal April, CNN menyebutkan Gedung Putih menyatakan kepada Arab Saudi dan Dewan Kerja Sama Teluk bahwa Amerika akan mengurangi jumlah pasukan di Suriah. Namun rencana tersebut belum mendapatkan sambutan dari para pejabat militer.

    Baca: Liga Arab Dukung AS dan Sekutunya Gempur Suriah

    Meskipun demikian, rencana Amerika Serikat mendapatkan sambutan positif dari Arab Saudi. Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel bin Ahmed Al-Jubeir mengatakan negaranya siap mengirimkan pasukan ke Suriah bersama sejumlah negara Arab lain.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.