Setelah 25 Tahun, Inggris Akhirnya Punya Beruang Kutub Jantan

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taman safari Highland Wildlife Park di Kincraig, Kingussie, Skotlandia, Inggris gembira setelah 25 tahun menanti akhirnya memiliki anak beruang kutub jantan. [RZS | SIAN ADDISON]

    Taman safari Highland Wildlife Park di Kincraig, Kingussie, Skotlandia, Inggris gembira setelah 25 tahun menanti akhirnya memiliki anak beruang kutub jantan. [RZS | SIAN ADDISON]

    TEMPO.CO, Jakarta - Taman safari Highland Wildlife Park di Kincraig, Kingussie, Skotlandia, Inggris, mengakhiri penantiannya selama 25 tahun untuk mendapatkan beruang kutub jantan.

    Hasil pemeriksaan kesehatan rutin terhadap bayi seekor beruang kutub berusia empat bulan pada 16 April 2018 menyebutkan jenis kelaminnya jantan.

    Baca: Beruang Kutub Terancam Punah, Begini Langkah Amerika

    Victoria, nama ibu sang bayi beruang kutub, lahir pada Desember tahun lalu, tapi dalam pemeriksaan kesehatan rutin tiga hari lalu baru diketahui jenis kelaminnya.

    "Sangat menyenangkan mengetahui kami punya bocah jantan," kata Unia Richardson, penjaga taman safari Highland Wildlife Park, seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa, 17 April 2018.

    Pihak taman safari secara resmi mengumumkan jenis kelamin anak Victoria itu kepada para pengunjung.

    Beruang kutub bernama Victoria dan anak jantannya berusia empat bulan sedang bermain-main di taman safari Highland Wildlife Park di Kincraig, Kingussie, Skotlandia, Inggris. Setelah 25 tahun menunggu, Inggris mendapatkan beruang jantan.

    Baca: Beruang Kutub, Si Perenang Jarak Jauh

    Setelah mengetahui jenis kelaminnya, menurut Richardson, pihaknya akan memberikan nama kepada anak beruang itu pekan depan.

    Cara memberi nama anak beruang kutub ini juga istimewa. Pihak penjaga taman akan membuat daftar beberapa nama yang dianggap cocok, lalu masyarakat diminta memilih nama anak beruang kutub itu di media sosial.

    "Cara ini akan membantu kami terlibat dengan masyarakat sehingga mungkin meningkatkan kesadaran mengenai ancaman yang dihadapi beruang kutub di alam liar dan perlunya melindungi spesies luar biasa ini," ujar Richardson.

    Baca: Perubahan Iklim Bikin Beruang Kutub Menderita

    Anak beruang kutub jantan ini hidup aman di taman safari di Inggris bersama ibunya dan spesies hewan liar lain. Meski belum memiliki nama dan jenis kelaminnya baru diketahui, ia sudah mampu berenang sendiri dan bermain dengan ibunya di alam terbuka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?