Diadili, Perusahaan Belgia Ekspor Bahan Gas Sarin ke Suriah

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amerika Serikat, Inggris dan Perancis lancarkan serangan ke Suriah terkait senjata kimia.

    Amerika Serikat, Inggris dan Perancis lancarkan serangan ke Suriah terkait senjata kimia.

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga perusahaan Belgia bakal diseret ke pengadilan pada Mei 2018 setelah mereka dituduh mengekspor bahan kimia ke Suriah. Middle East Monitor dalam laporannya mengatakan, perusahaan Belgia tersebut mengekspor 95 persen atau lebih isopropanol yakni bahan kimia yang dapat digunakan untuk memproduksi gas sarin.

    Baca: Inspeksi Senjata Kimia, Tim Pencari Fakta PBB Sulit Masuk Suriah

    Langit Damaskus diterangi api rudal ketika Amerika Serikat melancarkan serangannya ke Suriah, 14 April 2018. Serangan yang diperintahkan oleh Donald Trump terkait penggunaan senjata kimia di Suriah. (AP Photo/Hassan Ammar)

    "Kantor Bea dan Cukai Belgia belum lama ini mendaftarkan gugatan ke pengadilan negara atas nama perusahaan Danmar Logistics, AAE Chemie dan Anex Customs. Ketiga perusahaan tersebut didakwa mengekspor bahan kimia ke Suriah dan Libanon tanpa mengantongi izin resmi," tulis Middle East Monitor.

    Menteri Keuangan Belgia, Johan Van Overtveldt, mengatakan, kasus yang melibatkan perusahaan pengekspor bahan kimia itu akan disidangkan pada 15 Mei 2018. "Mereka melakukan ekspor ilegal ke Suriah antara 2014 dan 2016," ucapnya.Pesawat tempur Tornado GR4 bersiap menyerang target senjata kimia Suriah dengan rudal jelajah Storm Shadow, 14 April 2018. Rudal jelajah udara ke permukaan buatan MBDA Systems ini memiliki jangkauan 250 kilometer. Cpl L Matthews/MoD via AP

    Negara-negara Barat menuduh Presiden Suriah Bashar al Assad menggunakan senjata kimia untuk menyerang Kota Douma pada 7 April 2018. Akibat serangan tersebut, sedikitnya 70 penduduk sipil tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Namun tuduhan itu dibantah pemerintah Suriah.

    Baca: Amerika Serikat Yakin Suriah Gunakan Senjata Kimia

    Juru bicara otoritas federal Belgia sebagaimana dikutip The Guardian mengatakan, bahan yang diekspor tersebut sesungguhnya menjadi subyek pemeriksaan pihak Bea dan Cukai. "Kami akan membawa persoalan ini ke pengadilan," katanya. Dia menambahkan, mereka tidak memiliki alasan untuk percaya bahwa bahan kimia dari Belgia tersebut digunakan untuk memproduksi senjata kimia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.