Bersejarah, Kardinal Katolik Bertemu Raja Salman

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja Salman bertemu pejabat Vatikan untuk melawan kekerasan dan ekstrimisme. (SPA)

    Raja Salman bertemu pejabat Vatikan untuk melawan kekerasan dan ekstrimisme. (SPA)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kardinal Prancis Jean-Louis Tauran melakukan kunjungan bersejarah ke Raja Salman di Riyadh. "Kunjungan ini pertama kali dalam sejarah seorang Kardinal senior bertemu Raja Salman," tulis kantor berita Arab Saudi, SPA.

    Laporan Al Jazeera menyebutkan, pertemuan Raja Salman dan Rauran di Riyadh itu pertama digelar antara penguasa Kerajaan Arab Saudi dengan seorang pejabat Katolik.

    Baca: Putra Mahkota Arab Saudi Kunjungi Gereja Katedral Koptik Mesir

    Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman bertemu pemimpin Gereja Koptik Ortodoks Mesir, Paus Tawadros II saat mengunjungi gereja Katedral Koptik, Minggu malam, 4 Maret 2018. [GULF NEWS]

    Selama pertemuan, tulis Arab News, keduanya menekankan pentingnya peran umat beragama Islam dan Katolik menolak kekerasan, ekstrimisme, terorisme, menjaga keamanan dan stabilitas dunia.

    Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Pangeran Abdulaziz bin Saud, Menteri Dalam Negeri, Sekretaris Liga Muslim Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa, dan Menteri Luar Negeri Adel Al-Jubeir.Putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman berkunjung ke Gereja Anglikan Inggris dan berdialog dengan Uskup Agung Justin Waldy di London, Inggris, Kamis, 8 Maret 2018. [REUTERS]

    "Kunjungan ini sangat penting untuk menghadapi kekerasan dan ekstrimisme global," ucap Rauran seperti dikutip Arab News, Kamis, 19 April 2018. "Saya rasa kita memiliki dua musuh yakni ekstrimisme dan ketidaktahuan. Saya tidak percaya pada benturan peradaban, tetapi hal itu agaknya disebabkan oleh benturan ketidaktahuan. Seringkali orang bereaksi karena mereka tidak tahu siapa Anda atau siapa mereka,” jelasnya.

    Baca: Putra Mahkota Arab Saudi Temui Pemimpin Gereja Anglikan Inggris

    Dalam pertemuan tersebut dibahas pula kerjasama antara kerajaan Arab Saudi dan Kardinal Tauran menghadapi ekstrimisme yang disulut oleh ketidakadilan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.