Senin, 23 Juli 2018

Afrika Selatan Berkabung, Ribuan Rakyat Makamkan Winnie Mandela

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Winnie Madikizela Mandela. REUTERS/Siphiwe Sibeko/File Photo

    Winnie Madikizela Mandela. REUTERS/Siphiwe Sibeko/File Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Ribuan Rakyat Afrika Selatan berkabung setelah ikon pejuang melawan politik apartheid, Winnie Mandela, meninggal pada 2 April 2018. Jenazah mantan Ibu Negara itu disemayamkan ke Stadion Sepak Bola Orlando Soweto, Sabtu, 14 April 2018, untuk mendapatkan penghormatan terakhir.

    "Mantan istri bekas Presiden Nelson Mandela itu wafat pada awal April dalam usia 81 tahun akibat berbagai penyakit," Al Jazeera melaporkan, Ahad, 15 April 2018.

    Lihat Video: Ribuan Pelayat Iringi Jenazah Winnie Mandela Menuju Stadion

    Ribuan pelayat tiba di Stadion Orlando di Soweto, Sabtu, 14 April 2018, menjelang pemakaman resmi untuk Winnie Madikizela-Mandela.

    Puluhan ribu orang, tulis Al Jazeera, berteriak melampiaskan kesedihan ketika peti mati pembawa jenazah dibawah masuk ke dalam stadion yang berjarak dua kilometer dari rumah duka. Peti mati yang dibungkus bendera warna warni Afrika Selatan itu ditempatkan di tengah kursi stadion berkapasitas 37.500 orang menghadap ke panggung kehormatan.

    Sementara itu, para pelayat terlihat berpakaian seragam partai berkuasa Kongres Nasional Afrika (ANC), termasuk dari oposisi radikal Pejuang Kebebasan Ekonomi (EFF). Mereka serempak menyanyikan "Tak Satupun Seperti Winnie." Lagu itu diadapsi dari lagu populer perjuangan pembebasan.Winnie Mandela. REUTERS/Wendy Schwegmann/File Photo

    Winnie Mandela meninggal di Johannesburg pada 2 April 2018 akibat berbagai penyakit yang diderita lama. Semasa hidupnya, Winnie bahu membahu dengan Nelson Mandela membangun mimpi Afrika Selatan berdiri tanpa politik rasial. Dia mendampingi Nelson Mandela selama 27 tahun sebelum bercerai sebagai suami istri.

    "Beliau salah seorang pemimpin luar biasa di ANC," kata Brian Magqaza, 53 tahun, salah seorang pelayat. "Dia bertempur dari awal hingga akhir. Selamat jalan, Mama."

    Baca: Cinta Nelson Mandela untuk Winnie

    Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, yang terpilih menjadi pemimpin Afrika Selatan dua bulan lalu, termasuk dua Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma dan Thabo Mbeki, juga hadir dalam prosesi pemakaman Winnie Mandela.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bulan Juli Ada Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat

    Tanggal 15 Juli adalah Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat. Ronald Reagan menetapkan bulan Juli sebagai hari minuman yang disukai tua muda itu.