Modi Jamin Keadilan untuk Asifa, Anak Korban Kekejaman di India

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PM India, Narendra Modi. REUTERS/Jonathan Brady

    PM India, Narendra Modi. REUTERS/Jonathan Brady

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri India Narendra Modi akhirnya angkat bicara atas kasus pemerkosaan terhadap Asifa, 8 tahun, yang menjadi korban geng pemerkosa di India. Asifa diculik, dibius, dan diperkosa beramai-ramai selama hampir lima hari di sebuah kuil Hindu di Jammu, India, pada Januari 2018. Jasadnya ditemukan di tengah hutan dengan luka bekas cekikan. 

    “Insiden-insiden semacam ini sedang didiskusikan dalam dua hari terakhir dan kejadian ini tidak dapat dipisahkan dari sebuah kehidupan sosial masyarakat. Sebagai sebuah negara, sebagai sebuah masyarakat, kami semua merasa malu dengan hal ini. Negara menjamin tidak ada pelaku yang bisa menghindar. Keadilan lengkap akan dilakukan. Putri-putri kami pasti akan mendapatkan keadilan,” kata Modi, seperti dikutip Timesofindia.indiatimes.com, Sabtu, 14 April 2018.

    Baca: Asifa Bano, Anak Gembala Tewas Disulut Kebencian Agama di India 

    Perdana Menteri Modi mendesak masyarakat India agar bekerja sama serta membersihkan lingkungan sosial dari setan-setan pemerkosa dan kekerasan seksual terhadap perempuan. Untuk mencapai hal ini, diperlukan perubahan yang dimulai dari keluarga dengan cara menanamkan nilai-nilai sosial pada anak-anak. 

    “Ketika seorang anak perempuan pulang terlambat, kita harus cepat menanyakan, dari mana saja mereka. Ketika seorang anak laki-laki pulang larut malam, kita pun harus menanyakan pertanyaan yang sama. Kita harus memperkuat sistem kekeluargaan kita, nilai-nilai sosial kita, hukum, dan lainnya,” ujar Modi.

    Baca: Anak 8 Tahun Jadi Korban Perkosaan di India, Pelakunya Polisi

    Asifa Bano, anak perempuan usia 8 tahun, menjadi korban kekejaman sekelompok orang anti- Muslim di India dan praktek suap polisi India.  

    Sebelumnya, Modi berada dalam tekanan untuk memberikan respons atas kasus pemerkosaan terhadap Asifa. Partai berkuasa di India, BJP, ikut dikecam Kongres India serta partai-partai oposisi lain atas tuduhan telah melindungi dan menghambat penyelesaian kasus-kasus pemerkosaan di India.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.