Pengacara: Israel Lakukan Pelecehan Seksual ke Ahed Tamimi

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahed Tamimi berada di ruang sidang militer di Penjara Ofer, dekat kota Ramallah, Tepi Barat, 15 Januari 2018. Ahed Tamimi digugat dengan 12 dakwaan yang meliputi penyerangan dan pelemparan batu ke tentara Israel. REUTERS

    Ahed Tamimi berada di ruang sidang militer di Penjara Ofer, dekat kota Ramallah, Tepi Barat, 15 Januari 2018. Ahed Tamimi digugat dengan 12 dakwaan yang meliputi penyerangan dan pelemparan batu ke tentara Israel. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara Israel Gaby Lasky yang membela remaja Palestina, Ahed Tamimi, menuduh penyidik Israel melakukan pelecehan seksual. Demikian berita dari Arab.48 seperti dikutip Middle East Monitor.

    Menurut Lasky, para penyidik itu melakukan pelecehan seksual dalam bentuk ucapan dan perilaku fisik. "Namun tak satupun penyidik mengaku," ucapnya. Dia menjelaskan, apa yang dilakukan penyidik terhadap klien yang dibela tergolong pelanggaran hukum berat.

    Baca: Amnesty International Desak Israel Bebaskan Ahed Tamimi

    Ahed Tamimi dikawal memasuki ruang sidang militer oleh petugas keamanan Israel di Penjara Ofer, dekat kota Ramallah, Tepi Barat, 15 Januari 2018. Karena telah menampar dan menendang tentara Israel, membuat Ahed Tamimi ditangkap oleh tentara Israel dan juga polisi perbatasan. REUTERS

    Dalam komplainnya, pengacara ini menulis, salah satu penydik bertanya kepada Tamimi dengan kalimat yang tidak pantas ditujukan terhadap gadis kecil. "Itu tergolong pelecehan seksual."

    Penyidik ini juga berkata kepada Tamimi, dia akan menahan keluarga dan mengintrograsinya jika dia tidak menjawab pertanyaannya.Ahed Tamimi. REUTERS

    Lasky menjelaskan, meskipun faktanya Tamimi masih muda, dia diintrograsi secara simultan oleh dua pria tanpa kehadiran seorang wanita di dalam ruangan atau seorang penyidik khusus untuk anak.

    Baca: Belanda Gunakan Ahed Tamimi Nama Jalan

    "Ini membuktikan sistem hukum di Israel tidak menghormati hak-hak anak Palestina," kata Lasky dalam komplain tertulisnya kepada Jaksa Agung Israel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.