Arab Saudi, Bioskop Pertama Dibuka 18 April

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak-anak dan orang tua berada dalam ruangan saat akan menyaksikan film kartun di bioskop pertama Arab Saudi di Jeddah, 23 Januari 2018. Pemerintah mensponsori sebuah aula sebuah balai kota di tepi Laut Merah di Jeddah , Arab Saudi sebagai bioskop sementara. REUTERS/Reem Baeshen

    Sejumlah anak-anak dan orang tua berada dalam ruangan saat akan menyaksikan film kartun di bioskop pertama Arab Saudi di Jeddah, 23 Januari 2018. Pemerintah mensponsori sebuah aula sebuah balai kota di tepi Laut Merah di Jeddah , Arab Saudi sebagai bioskop sementara. REUTERS/Reem Baeshen

    TEMPO.CO, Jakarta - Arab Saudi akan membuka secara resmi gedung bioskop pada 18 April 2018 untuk pertama kalinya setelah negeri kerajaan itu melarang selama beberapa dekade. Seluruh gedung bioskop akan dioperasikan oleh AMC Enternaiment Holdings.

    Media milik pemerintah dalam laporannya Rabu, 4 April 2018, menyebutkan, Dana Investasi Publik (PIF), sebuah lembaga keuangan utama Arab Saudi, telah menandatangani kesepakatan dengan AMC Enternaiment Holdings untuk mengoperasikan seluruh bioskop di kerajaan.

    Baca: Setelah 35 Tahun, Arab Saudi Cabut Pelarangan Film Bioskop

    Sejumlah pengunjung membeli tiket saat akan menyaksikan film di bioskop pertama Arab Saudi di Jeddah, 23 Januari 2018. Pemerintah berencana membuka 300 bioskop dengan 2.000 layar hingga 2030. REUTERS/Reem Baeshen

    "Kedua belah pihak diharapkan dapat membangun 40 gedung bioskop di 15 kota di Arab Saudi dalam waktu lima tahun ke depan," kantor berita SPA melaporkan. "Langkah berikutnya, akan dibangun 50-100 gedung bioskop di sekitar 25 kota di Arab Saudi hingga 2030," tambahnya.

    Menurut laporan Al Jazeera mengutip pernyataan pernyataan Kementerian Informasi Arab Saudi, gedung bioskop pertama yang akan dibuka di Riyadh ditetapkan pada 18 April 2018. Gedung tersebut sebelumnya untuk konser musik.

    Pengumuman pembukaan gedung bioskop itu disampaikan setelah pemerintah Arab Saudi pada Desember 2017 mencabut pelarangan keberadaann bioskop yang sudah ada sejak 35 tahun lalu atau tepatnya pada Januari 1980.

    Baca: 5 Alasan Arab Saudi Mencabut Pelarangan Bioskop

    Sebuah aula sebuah balai kota yang dijadikan bioskop sementara di tepi Laut Merah di Jeddah , Arab Saudi, 13 Januari 2018. REUTERS/Reem Baeshen

    Meskipun demikian, kebijakan Arab Saudi tersebut mendapatkan kritik dari berbagai kelompok. Mereka mempertanyakan, apakah pembukaan bioskop itu bagian dari kebebasan berbicara? "Saya tidak berpikir kebijakan baru itu bagian dari kebebasan berekspresi," kata Joseph Fahim, seorang kritikus film asal Mesir kepada Al Jazeera.

    Kebijakaan Arab Saudi tersebut disambut antusias jutaan orang di negeri itu. Mereka telah siap mengakses film digital layanan siaran online-streaming.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.