Korea Selatan: Campuran Soju dan Lebah Bisa Berbahaya, Hati-hati

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebagian warga Korea Selatan meyakini campuran minuman alkohol soju dan lebah baik untuk kesehatan. Korea Tirmes -- Daum Blog

    Sebagian warga Korea Selatan meyakini campuran minuman alkohol soju dan lebah baik untuk kesehatan. Korea Tirmes -- Daum Blog

    TEMPO.CO, Seoul - Pemerintah Korea Selatan mengeluarkan peringatan bagi warganya yang gemar minum minumal alkohol populer soju dan mencampurnya dengan sejenis lebah sebagai tonik penambah energi.

    Kementerian Keamanan Mananan dan Obat-obatan negara itu menyatakan minuman hasil campuran lebah dan soju bisa menimbulkan gangguan kesehatan.

    Baca: Pejabat Korea Utara Minta Maaf ke Jurnalis Korea Selatan

    Campuran minuman ini mulai populer dan disebarkan di internet di negara itu.

    “Orang-orang menganggap soju dicampur lebah bermanfaat dan memberikannya sebagai hadiah,” begitu pernyataan Kementerian seperti dilansir media Korea Times, Rabu, 4 April 2018. “Tapi lebah jangan dicampurkan karena berbahaya.”

    Baca: Sekarang Bisa Sewa Oppa di Korea Selatan

    Menurut Kementerian, lebah ini memiliki bisa yang mampu menyebabkan munculnya reaksi alergi. Ini bisa berujung peminum tersedak dan meninggal.

    Media Reuters melansir sejumlah peminum meyakini campuran soju dan lebah ini bagus untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan diabetes.

    Beberapa peminum soju bahkan mencampurkan cacing tanah, semut merah atau serangga kaki seribu dalam minumannya.

    Kementerian meminta masyarakat mengecek daftar campuran dari hewan liar yang terlarang untuk minuman soju pada link foodsafetykorea.go.kr.

    Menurut ahli dari Korea Selatan, jika lebah dicampurkan ke dalam minuman soju maka harus disimpan setahun terlebih dulu agar bisanya ternetralisir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.