Berbikini di Tengah Kota, Turis Asing Disarungi Polisi Filipina

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Berbikini di Tengah Kota, Turis Pirang Disarungi Polisi Filipina

    Berbikini di Tengah Kota, Turis Pirang Disarungi Polisi Filipina

    TEMPO.CO, JakartaTuris wanita  yang berkeliling kota bersama kekasihnya dengan sepeda motor ditahan polisi Filipina karena mengenakan pakaian minim yang mengumbar auratnya.

    Wanita berambut pirang itu ditahan pada akhir Maret lalu ketika diboncengi kekasihnya berputar-putar menggunakan sepeda motor di resor wisata terkenal, Bohol Island.

    Baca: Raja Thailand Mangkat, Ini Peringatan Bagi Para Turis

    Wanita yang identitasnya tidak diungkapkan itu hanya mengenakan atasan putih yang menutup dadanya dan celana bikini putih minim yang dianggap tidak senonoh. Kesalahan fatal pasangan itu karena keduanya mengunakan pakaian minim melalui jalanan kota saat warga Filipina yang  mayoritas Katolik itu tengah mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Paskah.

    Dua polisi langsung menahan turis asing itu, memberikan nasihat lalu memberikan kain sarung coklat untuk menutup auratnya.

    Petugas Polisi Perlindungan Perempuan dan Anak, Christine Vidal juga memberikan surat tilang kepada 2 wisatawan asing tersebut. Setelah itu, kedua turis itu diizinkan untuk melanjutkan perjalanan mereka di resor wisata populer.

    Baca: Bantu Turis, Tuna Wisma Diajak Liburan ke Swedia

    Insiden itu sempat direkam oleh warga sekitar yang kemudian diunggah ke media sosial. Netizen yang menonton video itu menumpahkan amarah melalui kolom komentar dengan menyebut perilaku sepasang turis asing itu  menghina masyarakat setempat.

    "Turis harus bertindak seperti warga lokal di tempat yang mereka kunjungi," kata Marie Poe, seperti dilansir Daily Mail pada Selasa, 3 April 2018. 'Ini menyinggung. Ini lebih buruk karena ini adalah waktu Paskah dan hari raya keagamaan."

    Jeff Mendez menambahkan tentang turis berbikini itu: "Tidak apa-apa jika melakukannya di pantai, namun sangat buruk jika berkeliaran di jalanan umum."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?