Belanda Gunakan Ahed Tamimi Nama Jalan

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahed Tamimi, 17 tahun, diseret ke pengadilan setelah dia ditangkap oleh tentara Israel di Ramallah, Tepi Barat, pada 28 Desember 2017. [Issam Rimawi/Anadolu Agency]

    Ahed Tamimi, 17 tahun, diseret ke pengadilan setelah dia ditangkap oleh tentara Israel di Ramallah, Tepi Barat, pada 28 Desember 2017. [Issam Rimawi/Anadolu Agency]

    TEMPO.CO, Jakarta - Belanda mengganti 13 nama jalan di sejumlah kota dengan nama Ahed Tamimi, aktivis remaja Palestina yang dijebloskan ke penjara oleh Israel karena melakukan unjuk rasa.

    "Salah satu nama jalan yang diganti itu berlokasi di Amsterdam, lokasi tempat kantor Kedutaan Besar Israel berdiri, " tulis Middle East Monitor, Sabtu, 31 Maret 2018.

    Baca: Ahed Tamimi Remaja Palestina Penampar Tentara Didakwa 12 Tuntutan

    Belanda menggunakan nama jalan Ahed Tamimi sebagai penghormatan. [Almesryoon]

    Balanda telah meratifikasi Konvensi PBB tentang Hak Anak, termasuk menentang penahanan secara sistematis remaja Palestina di daerah pendudukan. "Ahmed Tamimi dijebloskan ke kerangkeng besi sebelum berusia 17 tahun."

    Menurut laporan Middle East Monitor, beberapa kota besar dan kecil yang mengganti nama jalan di Belanda antara lain: Den Haag, Rotterdam, Groningen, Leeuwarden, Grijpskerk, Assen, Leiden, Heemstede, Tilburg, Vlaardingen, Maarssen dan Nijmegen, serta Amsterdam.

    Baca: Israel Mengadili Ahed Tamimi, Icon Perlawanan Palestina Awal 2018

    Belanda menggunakan nama jalan Ahed Tamimi sebagai penghormatan. [Almesryoon]

    Ahed Tamimi dimasukkan ke dalam penjara oleh Israel setelah dia menentang tentara pendudukan di Ramallah, Tepi Barat, Palestina. Menurut lembaga Amensty Internasional dia tidak bersalah dan mendesak Israel membebaskannya. Untuk itu lembaga ini meminta dunia menekan Perdana Menteri Israel membebaskannya. Tuntutan Amnesti didukung oleh Belanda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.