Mohammed bin Salman Bertemu Bill Clinton dan John Kerry

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra Mahkota Mohammed bin Salman menerima bekas Presiden Amerika Serikat Bill Clinton. [SPA]

    Putra Mahkota Mohammed bin Salman menerima bekas Presiden Amerika Serikat Bill Clinton. [SPA]

    TEMPO.CO, Jakarta - Lawatan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman ke Amerika Serikat pada 20 Maret 2018 pekan lalu dimanfaatkan betul untuk bertemu dengan berbagai kalangan, termasuk dengan mantan Presiden Bill Clinton dan bekas Menteri Luar Negeri John Kerry.

    Selain agenda penting melakukan pembicaraan khusus dengan Presiden Donald Trump untuk membahas kerja sama pertahanan, ekonomi dan berbagai bidang lain, Mohammed bin Salman juga menghadiri jamuan makan malam para pejabat pemerintahan Amerika Serikat.

    Baca: Mohammed bin Salman: Pria dan Wanita Setara, Dibela Sampai Mati

    Putra Mahkota Mohammed bin Salman menerima bekas Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry. [Arab News]

    Menurut laporan situs berita Ashraq Al-Awsat, Mohammed bin Salman juga bertemu dengan mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton. "Dalam pertemuan tesebut, Mohammed bin Salman ditemani Pangeran Khalid bin Abdulaziz dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir," tulis Ashraq Al-Awsat, Jumat, 30 Maret 2018.Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, 20 Maret 2018. REUTERS/Jonathan Ernst

    Usai pertemuan dengan bekas penguasa Amerika Serikat, Ashraq Al-Awsat melaporkan, Mohammed bin Salman menerima kedatangan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, ditemani Duta Besar untuk Amerika Serikat Pangeran Khalid bin Salman bin Abdulaziz.

    Baca: Amerika Serikat Jual Senjata ke Arab Saudi Senilai Rp 13 Triliun

    Mohammed bin Salman memanfaatkan kunjungannya ini untuk bertemu dengan Ketua Klub Ekonomi New York, Terry Lundgren, dan beberapa anggotanya. Dalam pertemuan tersebut dibicarakan masalah peninjauan kembali hubungan ekonomi antara Amerika Serikat dengan Arab Saudi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.