Teror 11 September, Amerika Serikat Tolak Permintaan Arab Saudi

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap pekat dari gedung pencakar langit yang ditabrak pesawat jet penumpang dalam tragedi serangan teroris terlihat di belakang seorang pria yang berlari, di New York, 11 September 2001. Ini merupakan tahun ke-16 setelah peristiwa mengerikan yang mengubah dunia tersebut. boredpanda.com

    Asap pekat dari gedung pencakar langit yang ditabrak pesawat jet penumpang dalam tragedi serangan teroris terlihat di belakang seorang pria yang berlari, di New York, 11 September 2001. Ini merupakan tahun ke-16 setelah peristiwa mengerikan yang mengubah dunia tersebut. boredpanda.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hakim federal Amerika Serikat menolak permohonan Arab Saudi untuk membatalkan tuduhan bahwa negara Teluk itu memainkan peran dalam serangan teror 11 September 2001.

    Hakim George Daniels mengatakan, gugatan para tergugat terkait serangan teror 11 September 2001 terus berlanjut di bawah Undang-Undang Terorisme (JUSTA). Gugatan yang diloloskan oleh Kongres pada 2016 itu mengizinkan negara melanjutkan gugatannya terhadap Arab Saudi setelah sebelumnya pernah ditolak pengadilan.

    Baca: Kongres Setujui RUU Keluarga Korban 9/11 Gugat Arab Saudi

    Dari jendela sebuah apartemen empat blok, terlihat asap pekat terlihat dari Menara Kembar World Trade Center saat tragedi serangan teroris pada 11 September 2001. Berikut foto-foto dokumentasi tragedi serangan teroris 11 September yang jarang dipublikasi. boredpanda.com

    Daniels menepis klaim terhadap dua bank Arab Saudi dan sebuah perusahaan konstruksi Arab Saudi memiliki hubungan dengan Osama bin Laden dengan alasan bahwa dia tidak memiliki yurisdiksi.

    Osama bin Laden, seorang warga Arab Saudi, dituding berada di balik serangan teror terhadap menara kembar di New York dan Washington di Amerika Serikat. Sedikitnya tiga ribu warga Amerika Serikat tewas setelah empat pesawat yang dibajak pada 2001 ditabrakkan ke beberapa gedung.Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump mengheningkan cipta, dalam peringatan 16 tahun tragedi serangan 9/11 di Gedung Putih di Washington, AS, 11 September 2017. Serangan teroris yang dikenal dengan tragedi 9/11 terjadi pada 11 September 2001 di menara kembar World Trade Center (WTC) di New York, AS. REUTERS

    "Pada aksi pembajakan, dua pesawat ditabrakkan ke menara kembar World Trade Centre di New York City. Sedangkan pesawat ketiga menghantam Pentagon di Washington, DC. Adapun pesawat keempat jatuh di sebuah lapangan di Pennsylvania," tulis Al Jazeera.

    Sebanyak 15 dari 19 pembajak adalah warga Arab Saudi. Hal itu mendorong ratusan keluarga dan kerabat korban menggugat pemerintah Arab Saudi serta sejumlah perusahaan Arab Saudi pada 2003.

    Baca: Obama Tolak Draf UU Gugat Arab Saudi di Tragedi Nine Eleven

    Para penggugat, tulis Al Jazeera, menuntut miliaran dolar untuk konpensasi. Mereka mengklaim bahwa Arab Saudi secara sadar membantu para pembajak melakukan serangan itu.

    Dalam gugatannya, pengacara korban serangan 11 September mengajukan bukti baru ke pengadilan di New York yang melibatkan karyawan kedutaan besar Arab Saudi di Washington dan pendukung serangan. Arab Saudi menolak terlibat dalam serangan tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.