Diadili, Bekas Agen FBI Ungkap Info Rahasia ke Radio Publik

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur FBI, James Comey. AP/J. Scott Applewhite

    Direktur FBI, James Comey. AP/J. Scott Applewhite

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kehakiman Amerika Serikat bakal menyeret bekas agen FBI Terry Albury, ke pengadilan setelah terungkap bahwa dia memberikan informasi rahasia ke media online The Intercept.

    "Kasus ini pertama kali diberitakan Radio Publik Minnesota, Rabu, 28 Maret 2018," tulis kantor berita Reuters, Kamis, 29 Maret 2018.

    Baca: Trump Publikasi Memo Rahasia Investigasi, FBI: Bicara Itu Gampang

    Bagian dari sebuah berkas, tertanggal 24 November 1963, yang berisi kutipan direktur FBI J. Edgar Hoover saat ia berbicara tentang kematian Lee Harvey Oswald, yang dirilis untuk pertama kalinya. AP Photo / Jon Elswick

    Kementerian Kehakiman mengatakan, Albury, pekan ini, didakwa oleh Divisi Keamanan Nasional Kementerian dengan dua tuduhan yakni secara sadar dan sengaja menyampaikan dokumen dan informasi berkaitan dengan pertahanan nasional kepada seorang reporter untuk pemberitaan nasional.

    "Albury, satu-satunya agen lapangan FBI keturunan Afrika-Amerika di Minnesota. Dia mendapatkan tugas operasi di lapangan terbang internasional St.Paul untuk menangani masalah kontraterorisme," MPR News melaporkan.

    Pengacara Albury, Jane Anne Murray dan Joshua Dratel, menanggapi tudingan Kementerian dengan mengatakan bahwa kliennya sangat komit dengan persoalan keamanan nasional sebagaimana yang dibebankan kepada dia. "Albury menerima tanggung jawab atas tudingan yang dialamatkan kepada dia," kata kedua pengacaranya.Trump Tuduh Mantan Direktur FBI Pembocor

    Kementerian Kehakiman Amerika Serikat dan FBI tidak bersedia memberikan tanggapak ketiuka dimintai komentarnya. Seorang sumber yang mengetahui persoaan ini mengatakan kepada Reuters, The Intercept menerima dokumen yang diungkap sebagaimana didakwakan kepada Albury.

    Baca: CIA dan FBI Tuding Dua Pabrikan Ponsel Cina Ini Mata-mata

    Pada Januari 2017, The Intercept menerbitkan serial berita berjudul "Peran Rahasia FBI" berdasarkan dokumen yang diungkapkan Abury. "Dokumen itu menunjukkan kedalaman dan kekuatan ekspansi FBI sejak peristiwa 11 September 2001," tulis MPR News.

    Sementara itu, tahun lalu, seorang bekas anggota dinas intelijen Amerika Serikat dituding mengungkapkan secara ilegal laporan rahasia mengenai keterlibatan Rusia dalam pemilihan umum kepada The Intercept.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.