Diplomat: Indonesia Ingin Dunia Bebas dari Ancaman Senjata Nuklir

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cina telah melakukan uji coba senjata nuklirnya pertama kali pada 1964, yang mengagetkan banyak badan intelejensi Barat. Tiongkok memperoleh pengetahuan nuklirnya dari Soviet, tetapi kemudian berhenti setelah pemisahan Sino-Soviet. Tiongkok dipercaya untuk memiliki sekitar 130 hulu ledak nuklir. strategic-affairs.com

    Cina telah melakukan uji coba senjata nuklirnya pertama kali pada 1964, yang mengagetkan banyak badan intelejensi Barat. Tiongkok memperoleh pengetahuan nuklirnya dari Soviet, tetapi kemudian berhenti setelah pemisahan Sino-Soviet. Tiongkok dipercaya untuk memiliki sekitar 130 hulu ledak nuklir. strategic-affairs.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Terpilihnya Hasan Kleib, Wakil Tetap Indonesia di PBB sebagai Koordinator Badan Subsider Penghentian Perlombaan Senjata Nuklir dan Perlucutan Senjata Nuklir, membawa harapan baru bagi Indonesia. Terlebih keputusan ini merupakan cerminan kepercayaan masyarakat internasional terhadap peran konstruktif Indonesia dalam mendorong perlucutan senjata pemusnah massal, khususnya senjata nuklir.   

    “Indonesia sebagai negara bukan pemilik senjata nuklir atau NNWS mengharapkan dunia bebas senjata nuklir, sehingga melalui kepercayaan ini Indonesia terlibat langsung pada pembahasan negara-negara NNWS dan negara pemilik senjata nuklir atau NWS,” kata Hasan, Rabu malam, 28 Maret 2018 kepada Tempo.   

    NNWS merupakan singkatan dari non nuclear weapon states. Sementara NWS adalah singkatan dari nuclear weapon states.

    Baca:Amerika Luncurkan Senjata Nuklir Baru Saingi Rusia--Korea Utara

    2.1_peris_HasanKleib 

    Disepakatinya Indonesia untuk menjadi koordinator juga mencerminkan kepercayaan atas peran aktif Indonesia selama ini di bidang perlucutan senjata pemusnah massal khususnya senjata nuklir.

    Melalui peran sebagai koordinator, Indonesia berharap dapat meletakkan dasar bagi upaya menjembatani jurang pemisah dan mencari persamaan antara negara-negara NWS dan negara-negara NNWS sehingga bisa menciptakan dan menjaga dunia yang bebas dari senjata nuklir. 

    Baca:Putin: Rusia Kini Miliki Senjata Nuklir Paling Canggih di Dunia 

    Konferensi Perlucutan Senjata PBB pada 27 Maret 2018 telah menunjuk Duta Besar Hasan memegang peran kunci sebagai Koordinator Badan Subsider Penghentian Perlombaan Senjata Nuklir dan Perlucutan Senjata Nuklir. Konferensi Perlucutan Senjata adalah forum negosiasi multilateral satu-satunya di bidang perlucutan senjata yang dibentuk sebagai hasil Sesi Khusus Majelis Umum PBB1978.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.