Pemilu Malaysia, Najib Razak Tebar Janji Manis ke Petani

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. straitstimes.com

    Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. straitstimes.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak memberikan janji manis kepada para petani jika Barisan Nasional kembali memenangkan pemilu parlemen pada April nanti.

    Najib menaburkan janji manis itu pada hari Selasa, 27 Maret 2018 saat meluncurkan bantuan khusus tingkat nasional untuk petani di Pusat Pertumbuhan Pedesaan Sungai Korok di Alor Biak, Kedah. Dalam pemilu kali ini, Kedah menjadi salah satu wilayah yang ditargetkan oleh oposisi.

    Baca: Tokoh Pro Demokrasi Malaysia Siap Berlaga di Pemilu Parlemen

    Menurut Najib, dirinya akan mengumumkan peningkatan bantuan khusus bagi petani setelah Barisan Nasional memenangkan pemilu.

    “Ini sebagai apresiasi atas dukungan yang kuat dari petani untuk pemerintah. Terserah Anda untuk membuat keputusan bijak itu. Bekerja dengan baik, akan ada keuntungan tambahan, ”katanya.

    Menurut Najib, petani khususnya yang mengelola persawahan akan tetap menerima perhatian khusus dari pemerintah sebagai penghargaan atas kontribusi mereka kepada negara dalam hal produksi padi.

    Baca: Pilihan Raya Malaysia, Mahathir Mohamad Calon Perdana Menteri

    “Saya ingin menekankan bahwa kita harus menghargai kontribusi petani padi. Kita harus memahami kerja keras yang mereka lakukan, ” katanya, seperti dilansir Malaysia Kini pada 27 Maret 2018.

    Untuk itu, kata Najib, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar 2.7 miliar ringgit atau setara Rp 9,6 triliun untuk periode 2011 hingga 2020 guna mengembangkan sistem irigasi di daerah Otorita Pembangunan Pertanian Muda.

    “Tujuan kami adalah mewujudkan output delapan ton per hektar dibandingkan dengan 6,19 ton saat ini. Jika kita dapat mencapai target itu, pendapatan per kapita dari rumah tangga petani padi akan naik menjadi 48.000 ringgit (Rp 170,9 juta) per tahun, ” katanya.

    Baca: Mahathir: Rakyat Malaysia Tak Lagi Percaya Najib Razak  

    Selain itu, menurut Najib Razak, pemerintah tahun ini mengalokasikan dana 1.69 miliar ringgit atau Rp 6 triliun untuk subsidi padi dan insentif nasional. Petani padi nasional  juga menerima bantuan  khusus 200 ringgit per bulan selama tiga bulan. Setiap bulan, petani menerima  600 ringgit untuk membantu mengurangi beban keuangan petani padi sambil menunggu panen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.