Dikunjungi Kim Jong Un, Xi Jinping Ajukan 4 Permintaan Khusus

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang diambil dari rekaman video, memperlihatkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tengah bersalaman dengan Presiden Cina, Xi Jinping dalam kunjungan di Cina 28 Maret 2018. CCTV via Reuters TV

    Foto yang diambil dari rekaman video, memperlihatkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tengah bersalaman dengan Presiden Cina, Xi Jinping dalam kunjungan di Cina 28 Maret 2018. CCTV via Reuters TV

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Xi Jinping mengajukan empat permintaan khusus kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang melakukan kunjungan tiga hari ke Cina.  

    Kantor berita resmi Xinhua menegaskan, kunjungan Kim Jong Un diadakan sebelum konferensi tingkat tinggi di Seoul, Korea Selatan dan Washington, Amerika Serikat .

    Baca: Ini Tujuan Utama Kim Jong Un Bertemu Xi Jinping di Cina

    Berikut empat permintaan khusus Presiden Xi untuk mengembangkan hubungan Cina dan Korea Utara.

    Pertama, terus memberikan ruang untuk peran penuntun dari pertemuan tingkat tinggi.

    Menurut Xi, pertemuan tingkat tinggi selalu memainkan peran dan promosi yang paling penting dalam sejarah hubungan kedua negara.

    "Di bawah keadaan baru, saya bersedia untuk sering mengadakan kontak dengan Sahabat Pemimpin (Kim Jong Un) melalui berbagai bentuk seperti pertukaran kunjungan, dan mengirim utusan khusus dan surat kepada satu sama lain," kata Xi.

    Baca: Terkuak Misteri, Kim Jong Un ke Cina Bertemu Presiden Xi Jinping

    Kedua, memainkan secara penuh komunikasi strategis berharga yang telah teruji waktu.

    Xi mengatakan merupakan tradisi yang sangat baik dari kedua belah pihak untuk sering bertukar pandangan secara mendalam mengenai isu-isu besar. Kedua belah pihak harus memaksimalkan peran penting dari pertemuan individu hingga ke partai, mempromosikan kerja sama antara kedua negara di berbagai bidang, dan memperkuat komunikasi dan saling percaya.

    Ketiga, aktif memajukan perdamaian.

    Sosialisme dengan karakteristik Cina telah memasuki era baru, dan konstruksi sosialis Korea Utara juga mengarah pada sejarah baru.

    "Kami siap untuk melakukan upaya bersama dengan Korea Utara, sesuai dengan tren zaman, memegang teguh perdamaian, pembangunan, kerja sama dan saling menguntungkan, terus meningkatkan kesejahteraan kedua masyarakat, dan memberikan kontribusi positif bagi perdamaian regional, stabilitas dan pengembangan," ujar Xi. 

    Baca: Kereta Misterius Berlapis Baja Ini Bukti Kim Jong-un Ada di Cina

    Keempat, memainkan pondasi populer untuk persahabatan Cina-Korea Utara.

    Menurut Xi Jinping, kedua belah pihak, melalui berbagai bentuk, meningkatkan saling kunjung antar-individu, mengkonsolidasikan landasan kehendak rakyat untuk hubungan persahabatan bilateral, terutama meningkatkan pertukaran pemuda, mewarisi dan meneruskan tradisi baik persahabatan kedua negara. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.