Trump Revisi Kebijakan Militer Amerika Serikat Untuk Trangender

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Donald Trump menyapa wartawan usai memberikan keputusannya dengan ditemani Wakil Presiden Mike Pence, di Gedung Putih, di Washington, AS, 6 Desember 2017. Donald Trump juga akan memindahkan kantro Kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerussalem. REUTERS

    Presiden Donald Trump menyapa wartawan usai memberikan keputusannya dengan ditemani Wakil Presiden Mike Pence, di Gedung Putih, di Washington, AS, 6 Desember 2017. Donald Trump juga akan memindahkan kantro Kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerussalem. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Transgender yang telah bertugas di militer Amerika Serikat, tidak akan mengalami pemangkasan karyawan, tetapi Pentago meminta mereka untuk melayani sesuai jenis kelamin saat dilahirkan. Kebijakan itu berdasarkan rekomendasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Sabtu, 24 Maret 2018, waktu setempat.

    Presiden Donald Trump. REUTERS/Kevin Lamarque

    Baca: Trump Larang Kaum Transgender Bekerja di Militer Amerika Serikat 

    Seperti dikutip dari www.nytimes.com, Trump menyetujui adanya pembatasan penerimaan transgender di tubuh militer Amerika Serikat, kecuali dalam kasus-kasus terbatas. Rekomendasi Trump itu berdasarkan masukan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Jim Mattis pada bulan lalu setelah Trump menerbitkan larang penerimaan pasukan militer Amerika Serikat dari kalangan transgender. Mattis mengatakan larang itu berpotensi bertolak belakang dengan konstitusi Amerika Serikat.             

    “Dalam penilaian profesional saya, kebijakan-kebijakan ini akan menempatkan Departemen Pertahanan Amerika Serikat dalam posisi kuat untuk melindungi masyarakat Amerika Serikat, berperang dan memenangkan perang Amerika Serikat serta memastikan kesuksesan anggota militer Amerika Serikat di seluruh dunia,” kata Mattis merangkum rekomendasinya pada Trump.

    Baca: Pentagon Tolak Instruksi Trump Larang Transgender di Militer 

    Kebijakan Trump ini mengusik para pengacara bagi pasukan militer transgender dan mereka bersumpah akan memerangi kebijakan pembatasan ini di meja pengadilan. Aaron Belkin, Direktur Palm Center, yang fokus pada seksualitas dan militer, mengatakan tidak ada bukti kuat untuk mendukung sebuah kebijakan pelarangan bertugas di militer bagi masyarakat Amerika Serikat yang secara medis sehat dan bisa dikerahkan ke medan tempur. 

    Sebelumnya Trump melalui cuitannya pada Juli 2017 mengatakan pemerintah Amerika Serikat tidak akan menerima atau mengizinkan transgender melayani dalam kapasitas apapun di militer Amerika Serikat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.