Penyanderaan di Supermarket Prancis, 1 Orang Tewas dan 12 Terluka

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria jaringan ISIS menyandera sejumlah orang di dalam supermarket Super U di kota Trebes, Prancis, Jumat, 23 Maret 2018.

    Seorang pria jaringan ISIS menyandera sejumlah orang di dalam supermarket Super U di kota Trebes, Prancis, Jumat, 23 Maret 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sedikitnya satu orang tewas saat seorang pria yang mengaku bagian dari jaringan ISIS menyerang supermarket di Kota Trebes, Prancis, dan menyandera orang-orang di dalamnya, Jumat, 23 Maret 2018.

    Baca: ISIS Sandera warga di Supermarket dan Tembaki Polisi di Prancis

    Satu orang lagi dilaporkan terluka dan belum diketahui kondisinya. Menurut TV LCI, korban kedua juga tewas dan 12 orang terluka.

    Menurut Wali Kota Trebes Eric Menassi, saat masuk ke supermarket Super U di Trebes pelaku berteriak, "Allahu Akbar. Saya akan membunuh kalian semua."

    Milisi ISIS menembaki polisi dan menyandera orang di dalam supermarket di kota Trebes, Prancis, Jumat, 23 Maret 2018. [REUTERS]

    Baca: Perdana Menteri Prancis: ISIS Akan Kembali Serang Eropa

    Saat ini, Menassi menjelaskan, seluruh sandera dibebaskan. Tinggal polisi dan penyandera yang masih di dalam supermarket Super U.

    Pemerintah Prancis menyatakan peristiwa ini sebagai aksi teroris.

    "Seluruh informasi yang telah kami sampaikan mengarahkan bahwa ini merupakan aksi teroris," kata Edourad Philippe, Perdana Menteri Prancis, seperti dikutip dari Reuters.

    Lebih dari 240 orang telah tewas di Prancis, sejak aksi teroris menerjang negara ini pada 2005, yang dilakukan orang-orang pendukung ISIS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.