Bentrokan di Perbatasan Pakistan-Afghanistan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Peshawar:Belasan orang menjadi korban dalam suatu bentrokan antara pengungsi Afganistan dengan tentara Pakistan di perbatasan Pakistan-Afghanistan, Turkham Border, Rabu (10/10). Bentrokan dipicu oleh para pengungsi Afganistan asal Jalalabad kota di Afganistan yang hanya 78 km dari perbatasan Pakistan --yang memaksa masuk perbatasan. Banjir pengungsi semakin bertambah sejak Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya membombardir sejumlah kota penting di Afganistan.

    Seorang pemuda berusia 25-30 tahun asal Jalalabad terluka parah. Ia terkena tembakan peluru di pinggangnya. Korban saya temui dirawat di rumah sakit di Hayatabad, Pakistan,kata Siddequi, aktifis Welfare and Development Organisation (WDO), LSM yang aktif membantu para pengungsi.

    Jalalabad, termasuk kota yang menjadi sasaran bom pada Hari Minggu (7/10) kemarin. Sementara di Rawalpindi, markas tentara diserang massa Rabu (10/10) siang. Karena, menurut sumber di kota yang hanya 15 Km dari Ibukota Pakistan, Islamabad, massa yang sedang berunjuk rasa melihat dua orang tentara asing di markas tentara itu. Massa menduga tentara itu berasal dari Amerika Serikat,ujar sumber TEMPO di Rawalpindi.

    Memang sejak AS membombardir Afganistan, kebencian terhadap AS yang melanda Pakistan, negara tetangga Afganistan semakin meningkat. Apalagi pemerintah Pakistan yang dipimpin Jenderal Pervez Musharraf memberi dua airportnya di Quetta dan Islamabad sebagai tempat menyimpan pesawat-pesawat tempur AS yang siap digunakan menyerang Afganistan. (Ahmad Taufik)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.