Rabu, 22 Agustus 2018

Boko Haram Bebaskan 110 Gadis Sekolah Nigeria

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siswi sekolah korban penculikan militan Boko Haram setelah dibebaskan di desa Jumbam, Nigeria, 21 Maret 2018. Mereka menceritakan jika lima teman mereka meninggal dalam penyanderaan. REUTERS/Ola Lanre

    Siswi sekolah korban penculikan militan Boko Haram setelah dibebaskan di desa Jumbam, Nigeria, 21 Maret 2018. Mereka menceritakan jika lima teman mereka meninggal dalam penyanderaan. REUTERS/Ola Lanre

    TEMPO.CO, Jakarta - Boko Haram menyatakan telah membebaskan 110 siswi sekolah yang mereka culik bulan lalu. Demikian keterangan pemerintah Nigeria kepada media seperti dikutip Al Jazeera, Kamis, 22 Maret 2018.

    Pemerintah mengatakan pada Rabu, 21 Maret 2018, sebanyak 101 dari 110 siswi sekolah telah bebas dan sejumlah lainnya akan menyusul. "Tidak ada bayaran tebusan dalam pembebasan tersebut," kata Lai Mohammed, Menteri Informasi Nigeria, dalam sebuah pernyataan kepada media.

    Baca: Korban Penculikan Boko Haram Tiba di Chibok, Nigeria

    Salah satu gadis korban penculikan Boko Haram bersama kerabatnya di Dapchi, Nigeria, 21 Maret 2018. Para siswi yang dibebaskan berusia antara 11-19 tahun. AP/Jossy Ola

    Mohammed menambahkan, para gadis itu dibebaskan melalui berbagai saluran, di antaranya dengan bantuan sejumlah negara sahabat dan dilakukan tanpa syarat.

    Al Jazeera melaporkan, para gadis cilik itu diculik setelah para militan Boko Haram menyerbu Institut Teknik dan Ilmu Pengetahuan Pemerintah di Dapchi, sebelah Timur Laut negara bagian Yobe pada 19 Februari 2018.

    Salah seorang orang tua korban penculikan, Bashir Manzo, mengatakan kepada Al Jazeera, putrinya berusia 16 tahun menjadi salah satu anak yang diculik Boko Haram. "Bisa saya sampaikan kepada Anda, ada berita gembira dari Dapchi," ucap Manzo.Beberapa siswi sekolah korban penculikan militan Boko Haram dilepas di desa Jumbam, Yobe State, Nigeria, 21 Maret 2018. Boko Haram menculik siswi pada 19 Februari 2017 dalam penculikan massal terbesar. REUTERS/Ola Lanre

    Hampir seluruh warga di Dapchi berlarian keluar rumah untuk melarikan diri pada Rabu pagi waktu setempat ketika kendaraan Boko Haram menuju kota tempat tinggal mereka.

    Baca: Nigeria: 110 Gadis Sekolah Masih Hilang Diculik Boko Haram

    "Kami kabur tetapi dari tempat persembunyian, kami dapat melihat mereka (Boko Haram) dan ada peristiwa mengejutkan. Kami melihat gadis-gadis itu dikeluarkan dari kendaraan," kata Umar Hassan kepada kantor berita Associated Press di Nigeria.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Prestasi Defia Rosmaniar Peraih Emas Pertama Indonesia

    Defia Rosmaniar punya sederet prestasi internasional sebelum meraih medali emas Asian Games 2018.