Thai Airways Larang Penumpang Obesitas Duduk di Kelas Bisnis

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 4rd1.wordpress.com

    4rd1.wordpress.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Thai Airways, maskapai penerbangan Thailand, telah memberlakukan larangan penumpang obesitas dan anaknya duduk di kelas bisnis.

    Bagi penumpang yang lingkaran pinggangnya melebihi 142 sentimeter dan memilih duduk di kelas bisnis, maka kru Thai Airways akan menawarkannya duduk di kelas ekonomi, seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu, 21 Maret 2018.

    Baca: Maskapai Thailand Dilarang Terbang ke Cina, Korsel, Jepang  

    Larangan ini diberlakukan maskapai penerbangan Negara Gajah Putih ini setelah mengganti peralatan keselamatan penerbangan yang baru di pesawatnya. Sabuk pengaman di kelas bisnis untuk pesawat baru ini  tidak bisa dipakai penumpang obesitas. Sabuk pengaman pun tidak dapat diubah agar lebih panjang.

    Thai Airways International. Airaircraftimages.net

    Jika penumpang tidak menggunakan sabuk pengaman , maka Thai Ariways melanggar standar keselamatan penerbangan Amerika Serikat.

    Pemberlakuan larangan ini terjadi sejak Thai Airways membeli dua jet Dreamliner baru pada September tahun lalu. 

    Baca: Pesawat 'Nyelonong' di Bandara Bangkok, 14 Terluk

    Menurut Badan Keselamatan Penerbangan Eropa, rata-rata berat tubuh penumpang perempuan adalah 64 kilogram dan pria 84 kilogram.

    Sebenarnya Thai Airways bukan maspakai pertama yang melarang penumpang obesitas. Maskapai Finnair tahun lalu mulai mengukur berat penumpang mereka sebelum boarding. Penumpang maskapai Jetstar mulai tahun lalu mengenakan tambahan biaya bagi orang tua yang membawa anak mereka, sebesar US$ 30 hingga US$ 50. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.