Paus Fransiskus Minta Maaf pada PSK Korban Kejahatan Umat Katolik

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Fransiskus menyampaikan pesannya pada saat salam natalnya ke Kuria Roma di Aula Clementine di Vatikan, 21 Desember 2017.  (Claudio Peri/pool photo via AP)

    Paus Fransiskus menyampaikan pesannya pada saat salam natalnya ke Kuria Roma di Aula Clementine di Vatikan, 21 Desember 2017. (Claudio Peri/pool photo via AP)

    TEMPO.CO, JakartaPaus Fransiskus meminta maat kepada pekerja seks komersial dan masyarakat atas nama orang-orang Katolik yang kerap mengeksploitasi mereka. Bapa Suci umat katolik itu mengatakan, eksploitasi perempuan untuk kepuasan seksual merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

    Pernyataan Paus pada Senin, 19 Maret 2018 diberikan dalam sesi tanya jawab terbuka yang berlangsung di Roma. Kegiatan itu dihadiri orang-orang muda dari seluruh dunia yang datang ke Roma.

    Baca: Paus Fransiskus Umumkan Komisi Baru Antipelecehan Seksual Anak

    Salah satu peserta, Blessing Okoedion, seorang warga Nigeria berusia 32 tahun yang pernah menjadi korban perdagangan seks, mengatakan kepada Paus bahwa ia merasa terganggu bahwa banyak klien PSK di jalan-jalan Roma adalah orang katolik.

    Paus Fransiskus menjelaskan, di Italia ada kemungkinan bahwa sekitar 90 persen laki-laki yang menggunakan jasa PSK adalah umat Katolik yang dibaptis.

    "Saya ingin memanfaatkan momen ini untuk meminta maaf kepada Anda (wanita yang dieksploitasi) dan masyarakat untuk semua umat Katolik yang melakukan tindakan kriminal ini," katanya.

    Baca: Paus Fransiskus Mohon Maaf Kepada Rohingya

    PSK, kebanyakan dari mereka korban perdagangan manusia dari Nigeria, negara-negara Afrika lainnya dan Eropa Timur, banyak ditemukan di malam hari di jalanan pinggiran kota Roma dan sekitar taman.

    Pada pertemuan dengan sekitar 300 delegasi di sebuah universitas di Roma, Paus Fransiskus mengatakan bahwa eksploitasi seksual terhadap perempuan berasal dari "mentalitas sakit" yang tertanam di banyak orang. Dia meminta kaum muda untuk melawannya.

    “Itu adalah penyakit manusia, sebuah kejahatan terhadap kemanusiaan, " kata Paus Fransiskus seperti dilansir Russia Today pada 19 Maret 2018.

    Baca: Paus Fransiskus Ingin Ubah Doa Bapa Kami, Ini Alasannya

    Paus Fransiskus juga menolak gagasan bahwa menggunakan jasa PSK dianggap tidak berbahaya. Menurutnya, siapapun yang melakukan hal itu adalah penjahat yang sakit mental, karena bukan seks yang berdasarkan cinta melainkan penyiksaan wanita.

    Sesi tanya jawab dengan 300 orang muda dari seluruh dunia merupakan bagian dari persiapan pertemuan Paus Fransiskus dengan para uskup yang dijadwalkan pada Oktober di Vatikan mengenai "Kaum Muda, Iman dan Perhatian Panggilan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.