Rebutan Game, Anak 9 Tahun Bunuh Kakaknya dengan Pistol

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penembakan. dentistry.co.uk

    Ilustrasi penembakan. dentistry.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang anak gadis berusia 13 tahun di Mississippi, Amerika Seriat, meninggal setelah ditembak oleh adik laki-lakinya berusia 9 tahun dengan pistol lantaran rebutan video game.

    Polisi mengatakan, anak laki-laki itu mengambil pistol kaliber 25 setelah kakaknya tidak mau menyerahkan konsol gamenya pada Sabtu sore, 18 Maret 2018. Dia diduga menembak kakaknya dari arah belakang, dan peluru itu menembus kepalanya.

    Baca: Bawa Senjata Mainan, Bocah 12 Tahun Tewas Ditembak  

    Anak gadis itu dilarikan ke Rumah Sakit Anak Le Bonheur, Memphis, AS. Anak kemudian meninggal karena luka-lukanya. Juga tidak jelas konsekuensi apa yang akan dihadapi anak berusia sembilan tahun itu.

    "Dia baru berusia sembilan tahun. Saya berasumsi dia melihat ini di video game atau TV. Saya tidak tahu apakah dia tahu persis apa yang akan dilakukan, saya tidak dapat menjawabnya, saya tahu ini adalah tragedi," kata Sheriff Monroe County Cecil Cantrell.

    Baca: Bocah Ini Tembak Adiknya yang Masih 2 Tahun

    Seperti dilansir WTVA pada 19 Maret 2018, Sheriff Cantrell menegaskan korbannya adalah Dijonae White. Dia adalah seorang murid di Tupelo Middle School.

    Polisi masih menyelidiki insiden penembakan oleh anak di bawah umur tersebut, termasuk bagaimana pistol itu dapat diakses. Sheriff Cantrel menambahkan bahwa dia tidak pernah menghadapi kasus seorang anak menembak anak lain seperti kasus anak gadis ini.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.