Amerika Serikat Dukung Koalisi Arab Saudi di Perang Yaman

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal perang Amerika Serikat, USS Mason ramai diberitakan di media-media, setelah ditembak rudal dua kali dalam seminggu, pada awal Oktober 2016, di lepas pantai Yaman. USS Mason (DDG 87) adalah kapal perusak kelas Arleigh Burke yang ditugaskan ke Yaman, setelah kapal trimaran HSV-2 Swift yang digunakan Uni Emirat Arab ditembak rudal, pada 1 Oktober 2016. Houthi mengakui mereka yang menembak Swift.  U.S. Navy/Blake Midnight/REUTERS

    Kapal perang Amerika Serikat, USS Mason ramai diberitakan di media-media, setelah ditembak rudal dua kali dalam seminggu, pada awal Oktober 2016, di lepas pantai Yaman. USS Mason (DDG 87) adalah kapal perusak kelas Arleigh Burke yang ditugaskan ke Yaman, setelah kapal trimaran HSV-2 Swift yang digunakan Uni Emirat Arab ditembak rudal, pada 1 Oktober 2016. Houthi mengakui mereka yang menembak Swift. U.S. Navy/Blake Midnight/REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Jim Mattis meminta kepada Kongres Amerika Serikat tidak mencampuri peran Amerika mendukung koalisi pimpinan Arab Saudi dalam Perang Yaman.

    Senat Amerika Serikat, pekan depan, akan mengambil suara untuk membahas keterlibatan negeri itu di Yaman melalui dukungannya kepada Arab Saudi dan pasukan koalisi melawan Houthi sokongan Iran.

    Baca: Amerika Serikat Mengirim Satu Kapal Perang ke Yaman

    Ratusan pendukung gerakan Houthi dan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh berkumpul saat memperingatai dua tahun intervensi militer koalisi Saudi di Sanaa, Yaman, 26 Maret 2017. Perang telah menewaskan sedikitnya 4.773 warga sipil dan melukai lebih dari 8.000. REUTERS/Khaled Abdullah

    Sejak 2015, Pentagon menyediakan dukungan non-kombatan terhadap Arab Saudi, termasuk berbagi informasi intelijen dan menyiapkan pesawat pengisi bahan bakar di udara.

    Dalam sepucuk surat yang disampaikan kepada para pemimpin Kongres pekan ini, Mattis mengatakan, membatasi dukungan Amerika Serikat terhadap perang di Yaman dapat menimbulkan kerugian di lapangan. Sebab, informasi intelijen AS adalah kunci untuk mengurangi jumlah korban sipil.Pejuang yang baru direkrut naik di belakang truk saat upacara perpisahan sebelum menuju ke medan perang untuk melawan pasukan pemerintah di Sanaa, Yaman, 19 Januari 2017. REUTERS/Khaled Abdullah

    Dia mengatakan kepada wartawan yang menyertainya melakukan kunjungan ke Timur Tengah, Kamis, ada jalan terang guna mengurangi krisis Yaman melalui perdamaian yang dimediasi oleh PBB.

    Baca: Rusia: Tak Ada Bukti Iran Suplai Senjata ke Yaman

    "Penarikan dukungan Amerika Serikat terhadap koalisi pimpinan Arab Saudi akan berdampak pada keterlibatan Iran kian dalam di Yaman," tulis Mattis dalam suratnya seperti dikutip Al Arabiya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.