Nerekhta, Robot Tempur Rusia untuk Medan Perang Sulit

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robot Nerekhta Rusia. [TASS]

    Robot Nerekhta Rusia. [TASS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, Kamis, 15 Maret 2018, mengumumkan bahwa Rusia memproduksi robot tempur untuk keperluan Angkatan Bersenjata tahun ini.

    "Kami telah mulai memproduksi robot tempur. Negara dan militer telah melakukan uji coba. Saya pikir, kami akan mulai memproduksi dalam jumlah besar tahun ini." kata Shoigu seperti dikutip kantor berita Cina, Xinhua, Jumat, 16 Maret 2018.

    Baca: Rusia Pamerkan Robot Kecoa Penyusup

    Robot Tank Rusia. [Sputnik]

    Shoigu menyampaikan pengumuman itu ketika ditanya mengenai perlengkapan tempur untuk medan perang yang sulit dijangkau oleh militer Rusia dalam forum "Russia - Land of Opportunity" yang digelar di Moskow.

    Sebelumnya, Kolonel Oleg Pomazuyev selaku Kepala Departemen Inovasi di Direktorat Utama Penelitian Kementerian Pertahanan, mengatakan kepada media bahwa pasukan Rusia akan menerima sistem robotika Nerekhta.Robot Nerekhta Rusia. [Sputnik]

    Robot Nerekhta ini berbentuk tank sebagaimana alat tempur yang dikendalikan tentara untuk perang. Bedanya, 'tank' robot ini berbentuk lebih kecil namun tetap memiliki daya tembak untuk membunuh musuh. Rusia siap memproduksi demi kepentingan alat pertahanan negara.

    Xinhua menulis, robot Nerekhta ini telah mengalami uji coba dalam cuaca dingin di pusat pelatihan antarlayanan ke-467 di Distrik Militer Barat, Desember 2017.

    Baca: Tank Diubah Jadi Robot, Rusia Rekrut Gamer Sebagai Operator

    Menurut laporan kantor berita Intefax, Rusia juga mengumumkan telah menciptakan robot Argo dan Platforma-M yang digunakan oleh kesatuan polisi militer Pacific Fleet selama latihan kontraterorisme pada 2016.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.