Wings Air Gelar Penerbangan Pertama Pontianak -- Miri Malaysia

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah tarian tradisional digelar setelah penerbangan pertama Pontianak--Miri tiba dengan selamat dan tepat waktu di Bandar Udara internasional Miri, Malaysia, Kamis, 15 Maret 2018. Suci Sekarwati

    Sebuah tarian tradisional digelar setelah penerbangan pertama Pontianak--Miri tiba dengan selamat dan tepat waktu di Bandar Udara internasional Miri, Malaysia, Kamis, 15 Maret 2018. Suci Sekarwati

    TEMPO.CO, Jakarta - Wings Air secara resmi membuka rute penerbangan baru Pontianak -- Miri di Sarawak, Malaysia. Penerbangan pertama rute ini dilakukan pada Kamis, 15 Maret 2018, dengan membawa 55 penumpang dengan jarak tempuh 1 jam 50 menit. 

    Menurut Daniel Putut, Managing Director Lion Air Group, penerbangan Pontianak -- Miri merupakan penerbangan internasional kedua Wings Air, anak perusahaan Lion Air. Sebelumnya pada pekan terakhir Januari 2018, Wings Air membuka rute penerbangan internasional pertamanya, yakni Pontianak -- Kuching. 

    Baca: Jasad TKI Ditemukan dalam Lemari di Malaysia

     
     

    "Pontianak -- Miri jika ditempuh jalur darat bisa memakan waktu 16 jam. Dengan dibukanya jalur udara, maka jarak tempuh menjadi 1 jam 50 menit," kata Daniel, Kamis malam 15 Maret 2018 di Miri, Sarawak, Malaysia. 

    Baca: Sukses di Indonesia, Film Dilan 1990 akan Tayang di Malaysia

     
     

    Daniel menjelaskan pihaknya membuka rute Pontianak -- Miri karena rute ini tidak terpikirkan oleh perusahaan penerbangan lain. Padahal, banyak masyarakat Indonesia di Miri sehingga kebutuhan transportasi yang hemat waktu pun sangat tinggi. 

    Hal lain yang mendorong Lion Air Group membuka rute ini karena industri pariwisata, pendidikan dan layanan kesehatan di Miri, Sarawak, Malaysia, sangat bagus. Untuk itu, dalam satu bulan Daniel menargetkan pihaknya bisa mengangkut 2.000 penumpang atau 24 ribu penumpang dalam setahun. 

    "Untuk penerbangan hari kedua, yakni pada Jumat, 16 Maret 2018, sudah ada 57 penumpang, yang memesan penerbangan Pontianak -- Miri. Kami terus memantau bagaimana rute baru ini dalam satu tahun ke depan. Yang pasti, kami ingin melayani lebih baik masyarakat Indonesia -- Malaysia," kata Daniel. 

    Agar rute penerbangan baru ini bisa menarik lebih banyak penumpang, Daniel menjelaskan pihaknya akan menyebarkan informasi ini lewat media dan biro-biro perjalanan. Pihaknya optimis rute ini akan prospektif, terlebih bukan hanya menghemat lebih banyak waktu tetapi juga biaya karena harga tiket yang dibandrol cukup murah, yaitu Rp.700 ribu atau 230 ringgit.

    Terkait pembukaan rute penerbangan baru ini, Daniel menjelaskan mendapat dukungan penuh dari pemerintah Malaysia. Pemerintah Malaysia bahkan menggagas membangun twin cities antara Miri dengan kota di Indonesia. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.