Trump -- Kim, Gedung Putih Berharap Korea Utara Tepati Janji

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un. (AP Photo/Evan Vucci, Wong Maye-E, File)

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un. (AP Photo/Evan Vucci, Wong Maye-E, File)

    TEMPO.CO, Washington -- Pemerintah Amerika Serikat berharap penuh rezim Korea Utara bakal mau menggelar pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan pemimpin tertinggi Kim Jong Un.

    Pernyataan ini disampaikan menyusul sikap Korea Utara yang belum menyampaikan komentar publik apapun pasca pernyataan Trump pada pekan lalu, yang menyatakan bersedia bertemu dengan Kim pada Mei nanti.

    Baca: Trump - Kim Bakal Bertemu, Ini 5 Opsi Lokasi

     

    "Tawaran pertemuannya sudah disampaikan dan kami telah menerimanya. Korea Utara membuat beberapa janji dan kami berharap mereka tepati janji sehingga pertemuan akan berlangsung seperti direncanakan," kata Sarah Sanders, juru bicara Gedung Putih, kepada pers pada Senin, 12 Maret 2018 waktu setempat.

    Baca: Trump dan Kim Jong Un Bakal Bertemu, Bos CIA Bilang ...

    Penasehat senior Gedung Putih, Ivanka Trump, dan Jenderal Kim Yong Chol, pimpinan delegasi Korea Utara, terlihat bersama saat acara penutupan Olimpiade Musim Dingin PyeongChang, Korea Selatan, Ahad, 25 Februari 2018.
    Soal sikap diamnya Korea Utara ini, pemerintah Korea Selatan mengatakan itu kemungkinan karena negara komunis itu berhati-hati terkait persiapan pertemuan Trump dan Kim. Sedangkan Menteri Luar Negeri, Rex Tillerson, yang baru saja diberhentikan Trump, sempat mengatakan pemerintah AS menunggu tanggapan langsung dari rezim Korea Utara.

    "Kami belum menerima respon apapun dari Korea Utara soal ini," kata Baik Tae-hyun, juru bicara Kementerian Unifikasi Korea Selatan. Rencana pertemuan puncak Kim dan Trump ini mencuat setelah delegasi khusus Korea Selatan menjembatani kedua negara. Korea Selatan mengirim utusan menemui Kim Jong Un pada awal pekan lalu. Utusan ini lalu bertemu Trump di Gedung Putih dan menyampaikan surat Kim soal perlunya pertemuan antara AS dan Korea Utara.

    Korea Selatan sedang menjajaki lokasi yang netral untuk pertemuan puncak Trump dan Kim ini seperti Swiss dan Panmunjom di perbatasan Korea Utara dan Selatan. Mongolia juga termasuk dalam pantauan sebagai alternatif. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.