Kamis, 21 Juni 2018

Indonesia Akhirnya Punya Kursus Bahasa Ibrani

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belajar di kelas. shutterstock.com

    Ilustrasi belajar di kelas. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kursus bahasa Ibrani atau bahasa Israel untuk pertama kali dibuka di Indonesia. Pengajarnya orang Indonesia beragama Islam. 

    Dikutip dari situs www.timesofisrael.com pada Selasa, 13 Maret 2018, penyelenggaraan kursus bahasa Ibrani atau bahasa Israel adalah sebuah terobosan mengingat Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik.    

    Baca: Bahasa Arab Akan Dihapus dari Bahasa Resmi Israel 

    Sapri Sale. facebook.com

    Sapri Sale, pengajar dalam kursus bahasa Ibrani mengatakan sebagian besar peserta kursus adalah mereka yang beragama Kristen. Dia pun sangat berharap peserta kursus yang beragama Islam bisa meningkat jumlahnya dalam mempelajari bahasa ini.    

    Murid-murid dalam kursus ini umumnya karena mereka tertarik mempelajari budaya dan bahasa baru, yang aksesnya terbatas. Beberapa murid beragama Kristen yang belajar di kursus ini karena mereka ingin bisa membaca Injil dalam bahasa aslinya.      

    “Aktivitas kami disini bukan hanya mengajar bahasa Ibrani, tetapi berupaya menekan pandangan negatif mengenai Israel dan Ibrani di Indonesia. Banyak warga Indonesia tidak mengerti keadaan yang sebenarnya dalam konflik Timur Tengah, namun hanya menilai berdasarkan pandangan anti Israel dan solidaritas rakyat Palestina,” kata Sale, yang telah menerbitkan kamus pertama bahasa Isreal-Indonesia.   

    Baca: Anak-anak Gaza Bakal Diajari Bahasa Ibrani

    Meski dihujani kritik karena mempromosikan bahasa Ibrani, Sale mengaku banyak pula yang memberikan dukungan hangat atas langkah yang dilakukannya, termasuk tokoh-tokoh senior agama. Dia menekankan tujuan akhir pengajaran bahasa Ibrani ini adalah untuk menjembatani komunikasi antara Indonesia dan Israel dalam mempromosikan dialog dan saling memahami.

    CATATAN KOREKSI: Judul dan paragraf pertama berita ini diubah pada Kamis 31 Mei 2018 karena mengandung opini. Redaksi mohon maaf.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Hadiah Juara Piala Dunia Terus Melonjak

    Sejak digelar pada 1982, hadiah uang tunai untuk tim pemenang Piala Dunia terus meningkat. Berikut jumlah duit yang diterima para jawara global ini.