Cerita Penerima Beasiswa Jepang, Sukses Setelah 6 Kali Mencoba

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daniel R. Kambey, mahasiswa dari Indonesia yang mendapatkan beasiswa S3 dari pemerintah Jepang, Monbukagakusho 2018 untuk berkuliah di Universitas Tokyo, Jepang. TEMPO/Suci Sekarwati

    Daniel R. Kambey, mahasiswa dari Indonesia yang mendapatkan beasiswa S3 dari pemerintah Jepang, Monbukagakusho 2018 untuk berkuliah di Universitas Tokyo, Jepang. TEMPO/Suci Sekarwati

    TEMPO.CO, Jakarta - Senyum mengembang di wajah Daniel Richard Kambey, 32 tahun, mahasiswa penerima beasiswa Monbukagakusho dari pemerintah Jepang. Dia gembira karena perjuanganya enam kali melamar beasiswa Monbukagakusho akhirnya berbuah manis. 

    Daniel menceritakan, melamar beasiswa Monbukagakusho sejak lulus S1 dari fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Namun upayanya itu selalu gagal hingga dia mendapatkan beasiswa S2 ke Inggris dari sebuah universitas di sana. Setelah merampungkan pendidikan S2, selama 3,5 tahun Daniel melanjutkan perjuang untuk memenangkan beasiswa Monbukagakusho. Beruntung, kali ini kerja kerasnya menunjukkan hasil.  

    Baca: Jepang Kucurkan 20 Miliar Yen Dana Beasiswa untuk Seluruh Dunia 

    Jika tidak ada aral melintang, pada 1 April nanti, Daniel akan terbang ke Negeri Sakura untuk memulai kuliah S3 fakultas pendidikan medis di Universitas Tokyo, universitas negeri terfavorit di dunia. Daniel akan bertolak membuka lembaran pengalaman baru bersama 40 penerima beasiswa Monbukagakusho lainnya dari Indonesia.

    “Saya menemukan Jepang adalah salah satu negara dengan kualitas pendidikan yang bagus. Sebuah laporan OECD pada 2015 menyebut Jepang mengungguli banyak negara dalam bidang kemampuan ilmu pengetahuan bagi anak-anak. Laporan itu juga menjelaskan Jepang sebagai negara dengan pencapaian luar biasa di idang kesetaraan pendidikan ,” kata Daniel, Senin, 12 Maret 2018 di kantor Kedutaan Besar Jepang di Jakarta.

    Baca: Personel JKT 48 Jadi Duta Jepang untuk ASEAN

    Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii, melepas 41 mahasiswa Indonesia penerima beasiswa Monbukagakusho 2018 dari pemerintah Jepang, Senin, 12 Maret, 2018. Beasiswa ini adalah program rutin yang diberikan sejak 1954. TEMPO/Suci Sekarwati

    Selain alasan kualitas pendidikan yang bagus, Daniel menilai Jepang memberikannya kesempatan melakukan riset lebih besar karena bidang pengembangan pendidikan medis di Jepang sedang tumbuh dan jumlah pendidikan ahli kedokteran di Jepang, baru merangkak.  

    Baca: UNS Dirikan Pusat Studi Jepang

    Menjawab permintaan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii, Daniel pun berjanji akan berkontribusi dalam memperluas hubungan bilateral Indonesia-Jepang, bahkan membuat hubungan kedua negara lebih baik. Caranya, dengan menjadi ahli di bidang ilmu pengetahuan yang digeluti dan membuka pintu kolaborasi.    


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.