Tragis, Akhir Hidup Tiga Wanita Konsuler Veteran Amerika Serikat

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panti khusus veteran perang Amerika Serikat di Yountville. California, Amerika Serikat, lokasi penyanderaan dan penembakan hingga tewas 3 wanita konsuler para veteran yang menderita trauma dan gangguan jiwa. [ABC NEWS/FACEBOOK]

    Panti khusus veteran perang Amerika Serikat di Yountville. California, Amerika Serikat, lokasi penyanderaan dan penembakan hingga tewas 3 wanita konsuler para veteran yang menderita trauma dan gangguan jiwa. [ABC NEWS/FACEBOOK]

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga wanita yang menjadi korban penyanderaan dan penembakan hingga tewas di Pathway Home,  panti khusus veteran perang terbesar Amerika Serikat di wilayah utara California, setiap hari bertugas menangani para veteran dengan sebagian besar penderita post-traumatic stress disorder atau PTSD.

    Aksi penyanderaan dan penembakan terjadi pada Sabtu, 10 Maret 2018, oleh Albert Wong, 36 tahun, anggota militer Amerika Serikat yang pernah bertugas di Afganistan. Wong tewas bersama tiga sanderanya, yakni Christine Loeber 48 tahun, Jennifer Golick 42 tahun dan Jennifer Gonzales 29 tahun. Motif penembakan masih belum diketahui. 

    Baca: Pelaku Penembakan Panti Veteran Perang Amerika Diduga Eks Pasien

    Kantor Napa County Sheriff-Coroner melansir tiga korban penembakan di Panti Veterans Home of California, Amerika Serikat, bernama Jennifer Golick, 42 tahun, yang merupakan Direktur Klinis dari St Helena. Lalu Christine Loeber, 48 tahun, Executive Director, dan Jennifer Gonzalez, 29 tahun, yang merupakan psikolog klinis. KTVU

    Seperti dikutip dari situs CNN.com pada Minggu, 11 Maret 2018, Golick adalah psikolog di Pathway Home.  Menurut Scott Sowle, Direktur Eksekutif di Muir Wood Adolescent and Family Services,Golick pernah bekerja sebagai psikolog pada divisi pusat perawatan remaja selama lima tahun sebelum pindah ke Pathway Home.   

    Muir Wood Adolescent and Family Services adalah sebuah pusat perawatan di California utara, Amerika Serikat, yang membantu remaja-remaja dengan ganggungan mental, perilaku dan remaja yang menghadapi masalah penyiksaan.         

    “Golick tak terhitung telah membantu kesembuhan banyak keluarga. Para remaja di Muir Wood biasanya berbaris menantikannya tiba di kantor. Dia adalah salah satu orang paling cerdas yang saya kenal,” kata Sowle, Sabtu, 10 Maret 2018 melalui akun Facebooknya. 

    Dia meninggalkan Muir Wood agar bisa lebih dekat dengan putri dan suaminya. 

    Korban lainnya adalah Loeber, yang menjabat sebagai Direktur eksekutif di Pathway Home sejak 2016. Dia sebelumnya sudah berpengalaman merawat para veteran dengan keluhan PTSD.

    Baca: 3 Konselor Penyintas Teror 9/11 Tewas Ditembak Veteran Afganistan

    Sedangkan Gonzales merupakan psikolog klinis yang juga bertugas sebagai pelatih di LSM bernama PsychArmor, yang memberikan pendidikan gratis bagi siapa saja yang berhubungan dengan komunitas militer. Atas jasanya, Pathway Home berencana mendirikan sumber pendanaan sosial atas nama Gonzales.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.