Pelaku Penembakan Panti Veteran Perang Amerika Diduga Eks Pasien

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 4 Tewas Dalam Drama Penyenderaan di AS

    4 Tewas Dalam Drama Penyenderaan di AS

    TEMPO.CO, Jakarta - Drama penyanderaan selama delapan di fasilitas veteran perang terbesar di Amerika Serikat berakhir tragis. Tiga perempuan yang menjadi sandera dan seorang pria penyandera ditemukan tewas mengenaskan.

    Menurut situs media setempat, KTVU, kantor Napa County Sheriff-Coroner melansir tiga korban bernama Jennifer Golick, 42 tahun, yang merupakan Direktur Klinis dari St Helena. Lalu Christine Loeber, 48 tahun, Executive Director, dan Jennifer Gonzalez, 29 tahun, yang merupakan psikolog klinis.

    Baca: Panti Veteran Perang Terbesar Amerika Diserang, 4 Tewas

     

    Pelaku bernama Alber Wong, 36 tahun, dari Sacramento. Dia sebelumnya merupakan salah satu pasien di Panti Veterans Home of  California ini.

    “Terlalu dini untuk mengatakan jika para korban dipilih secara acak,” kata Chris Childs, kepala Patroli Jalan Raya California.

    Baca: Penembakan Massal di Amerika, 17 Siswa Sekolah Tewas

     
     
    Kantor Napa County Sheriff-Coroner melansir tiga korban penembakan di Panti Veterans Home of California, Amerika Serikat, bernama Jennifer Golick, 42 tahun, yang merupakan Direktur Klinis dari St Helena. Lalu Christine Loeber, 48 tahun, Executive Director, dan Jennifer Gonzalez, 29 tahun, yang merupakan psikolog klinis. KTVU

    Menurut cerita Larry Kamer, yang menjadi suami dari salah satu pegawai di panti itu, pelaku memasuki ruangan pesta dengna tenang dan meminta sebagian orang untuk meninggalkan lokasi sambil menahan sebagian lainnya.

    Panti Veterans Home of California ini terletak di Napa Valley yang berjarak sekitar 97 km utara San Francisco. Panti itu menampung para veteran Perang Dunia II, Perang Korea, Perang Vietnam dan Perang Irak dan Afganistan.

    Seperti dilansir Reuters, insiden tragis itu terjadi ketika seorang pria bersenjata yang pernah bertugas di militer A.S menyerang fasilitas itu, yang tengah mengadakan pesta untuk beberapa karyawan. Pria itu masuk membawa senjata otomatis dan menyandera 3 orang wanita pada Jumat, 9 Maret 2018 waktu setempat.

    Perundingan antara pelaku penyanderaan dan polisi setempat berlangsung delapan jam sebelum pria itu akhirnya tewas dalam baku tembak. Namun naasnya, penyerang itu sempat menghabisi nyawa ketiga sanderanya sebelum dia juga akhirnya tewas.

    Chris Childs, kepala Patroli Jalan Raya California, mengatakan pria bersenjata itu dan tiga wanita ditemukan tewas saat petugas memasuki ruangan di mana para sandera ditahan sekitar pukul 6 sore pada hari Jumat.

    Seorang senator negara bagian sebelumnya mengatakan kepada wartawan bahwa pria bersenjata itu adalah anggota The Pathway Home, yang merupakan sebuah lembaga konsultan untuk para veteran yang menderita gangguan stres pasca trauma, atau PTSD. Sedangkan para sandera merupakan pegawai fasilitas itu.

    Dilansir CNN pada 10 Maret 2018, Panti Veterans Home California, yang menampung sekitar 1.000 veteran militer yang cacat dan tua, adalah fasilitas terbesar di Amerika Serikat.

    Departemen Urusan Veteran Amerika mengatakan panti itu dibuka pada 1984 dan menjadi rumah veteran terbesar di negara itu. Area panti jompo juga dilengkapi fasilitas teater dengan 1.200 tempat duduk, lapangan golf 9 lubang, stadion bisbol, jalur bowling, kolam renang, dan cabang toko militer Base Exchange .


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.