Panti Veteran Perang Terbesar Amerika Diserang , 4 Tewas

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panti Veteran Perang AS Diserang Pria Bersenjata

    Panti Veteran Perang AS Diserang Pria Bersenjata

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria bersenjata masuk ke sebuah panti khusus veteran perang terbesar di Amerika Serikat, menembak dan menyandera setidaknya tiga orang pekerja. Pelaku penyanderaan dan tiga orang korbannya tewas setelah terjadi tembak menembak dengan polisi setempat.

    Panti itu bernama Veterans Home of California in Yountville, yang terletak di utara kota San Fransisco. Panti tersebut menampung veteran Perang Dunia II, Perang Korea, Perang Vietnam dan Perang Gurun.

    Baca: Penembakan Massal di Amerika, 17 Siswa Sekolah Tewas

     

    Identitas pelaku belum diumumkan. Sementara ketiga korban tewas adalah pegawai dari The Pathway Home, yang merupakan lembaga konseling yang bertugas di panti ini. 

    Menurut seorang senator Bill Dodd, yang wilayah perwakilannya mencakup wilayah yang menjadi lokasi panti veteran ini, pelaku penembakan merupakan anggota dari Pathway Home. Panti ini menyediakan layanan kepada veteran yang mengalami post-traumatic stress disorde (PTSD). Para korban penyanderaan juga merupakan anggota dari Pathway ini.

    Baca:  17 Orang Tewas, Eks Siswa Penembak Ikut Program Militer Amerika

    “Ini merupakan berita tragis, yang kami harap tidak sampaikan kepada publik,” kata Chris Childs, juru bicara California Highway Patrol, kepada media di luar kompleks luas panti ini seperti dilansir Reuters, Jumat, 9 Maret 2018.

    Panti Veterans Home of California, di Napa Valley, ini berada sekitar 80 mil ke utara San Francisco. Motif serangan itu belum diketahui.

    Peristiwa penembakan itu terjadi saat sedang berlangsung pesta perpisahan terhadap sejumlah pegawai Pathway Home. Tiba-tiba, seorang pria yang mengenakan pelindung tubuh dan senjata otomatis.

    Saksi mata mengatakan bahwa pria bersenjata sempat melepaskan tembakan dan dibalas petugas keamanan.

    Seorang penghuni panti jompo, Rod Allen mengatakan, pria bersenjata itu menahan beberapa orang tua untuk dijadikan sandera setelah melepaskan penghuni lainnya. Panti ini merawat sekitar seribu orang pasien.

    Seperti dilansir ABC News pada 10 Maret 2018, sebuah kendaraan lapis baja, ambulans dan beberapa truk pemadam kebakaran berada di tempat kejadian.

    Departemen Urusan Veteran negara mengatakan panti yang dibuka pada tahun 1984 adalah rumah veteran terbesar di negara itu. Situs panti ini berisi informasi penawaran suite perumahan dengan kegiatan rekreasi, sosial, dan terapeutik untuk kehidupan mandiri.

    Area panti jompo di Amerika ini juga dilengkapi fasilitas teater dengan 1.200 tempat duduk, lapangan golf 9 lubang, stadion bisbol, jalur bowling, kolam renang, dan cabang toko militer Base Exchange.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.