Perempuan Arab Saudi Jogging Bersama di Hari Perempuan Sedunia

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wanita Arab Saudi melakukan lari bersama dalam bagian dari acara perayaan Hari Perempuan Internasional di Jeddah Lama, Arab Saudi, 8 Maret 2018. Dalam acara ini sejumlah perempuan merayakannya dengan jogging, jalan-jalan, dan mengendarai kendaraan. REUTERS

    Sejumlah wanita Arab Saudi melakukan lari bersama dalam bagian dari acara perayaan Hari Perempuan Internasional di Jeddah Lama, Arab Saudi, 8 Maret 2018. Dalam acara ini sejumlah perempuan merayakannya dengan jogging, jalan-jalan, dan mengendarai kendaraan. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Perempuan Arab Saudi bergembira ketika merayakan Hari Perempuan Sedunia yang jatuh pada Kamis, 8 Maret 2018. Mereka merayakannya dengan jogging, jalan-jalan, dan mengendarai kendaraan.

    "Perempuan Arab Saudi punya momentum bagus setelah Putra Mahkota Mohammed bin Salman mencabut sejumlah ketentuan yang membatasi hak perempuan," tulis Arab News dalam laporannya Jumat, 9 Maret 2018.

    Baca: Arab Saudi Gelar Marathon untuk Perempuan

    Sejumlah wanita Arab Saudi melakukan lari bersama dalam bagian dari acara perayaan Hari Perempuan Internasional di Jeddah Lama, Arab Saudi, 8 Maret 2018. REUTERS

    Sejak Mohammed bin Salman ditetapkan sebagai Putra Mahkota oleh ayahnya, Raja Salman, November 2017, dia melakukan modernisasi untuk kemajuan negerinya.

    Selain menangkap para tersangka korupsi tahun lalu, Mohammed bin Salman juga membuat banyak kemajuan bagi perempuan Arab Saudi. Di antara gebrakannya adalah perempuan diizinkan menyaksikan laga sepak bola di stadion, ikut lomba lari marathon, panjat tebing, mengendarai mobil dan berbisnis tanpa harus izin muhrimnya.

    Kota Jeddah, kali ini, mencatat sebuah sejarah besar ketika untuk pertama kalinya Hari Perempuan Sedunia dirayakan di kota tersebut.

    Puluhan perempuan berkerudung ketat mengenakan pakaian olahraga tampak berlari bersama mengelilingi jalan-jalan di kota tua itu. Pemandangan tersebut mustahil terlihat sebelum Mohammed bin Salman mencabut pelarangan bagi kaum hawa.Perempuan Arab Saudi merayakan Hari Perempuan Internasional di kota tua Jeddah, Kamis, 8 Maret 2018. (REUTERS/Faisal Al Nasser)

    "Ini adalah sebuah revolusi bagi perempuan Arab Saudi. Di bidang pekerjaan, dalam kehidupan kami, di masyarakat, setiap hal menuju perubahan bagi perempuan Arab Saudi," kata salah satu pelari yang juga mahasiswa sebuah univestitas, Sama Kinsara.

    Setali tiga uang dengan Kinsara, Yasmine Hassan, anggota kelompok lari Bliss Runners, menyambut gembira peringatan Hari Perempuan Sedunia. Menurutnya, aksi tersebut sebagai bentuk pemberdayaan kaum perempuan.

    Baca: Arab Saudi Izinkan Perempuan Berbisnis Tanpa Izin Muhrimnya

    "Ini adalah sebuah pesan yang dapat kami sampaikan kepada perempuan di dunia bahwa kalian tidak sendiri, kita akan melakukan aksi ini bersama-sama dan inilah saatnya," kata Yasmine seperti dikutip kantor berita Reuters. Dia melanjutkan, "Kami berharap, tahun depan, ada hak yang lebih luas diberikan kepada perempuan Arab Saudi."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.