Cross Examination Dikabulkan, Jadwal Sidang Siti Aisyah Mundur

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa asal Indonesia, Siti Aisyah dikawal oleh petugas kepolisian saat menghadiri persidangan di sebuah laboratorium Kimia Malaysia di Petaling Jaya, di Kuala Lumpur, Malaysia, 9 Oktober 2017. Siti Aisyah jalani persiadangan akibat terlibat kasus pembunuhan Kim Jong Nam, saudara tiri Kim Jong-Un.AFP PHOTO/MOHD RASFAN

    Terdakwa asal Indonesia, Siti Aisyah dikawal oleh petugas kepolisian saat menghadiri persidangan di sebuah laboratorium Kimia Malaysia di Petaling Jaya, di Kuala Lumpur, Malaysia, 9 Oktober 2017. Siti Aisyah jalani persiadangan akibat terlibat kasus pembunuhan Kim Jong Nam, saudara tiri Kim Jong-Un.AFP PHOTO/MOHD RASFAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Persidangan Siti Aisyah, WNI terdakwa pembunuh Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, diprediksi belum akan diputus hakim pada Maret 2018. Pasalnya, persidangan saat ini masih tahap cross-examination

    “Permintan cross action kita dikabulkan oleh hakim dan Indonesia meminta adanya cross action terhadap seorang ahli kimia,” kata Lalu Muhammad Iqbal,  Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Kamis 8 Maret 2018 di Jakarta.

     Baca: Pengacara Siti Aisyah: Temuan Amerika Konsisten Dengan Pembelaan

    Tangan Siti Aisyah saat dikawal oleh petugas kepolisian saat menghadiri persidangan di sebuah laboratorium Kimia Malaysia di Petaling Jaya, di Kuala Lumpur, Malaysia, 9 Oktober 2017. Seorang ahli kimia, Raja Subramaniam, menyatakan jika sisa racun VX ditemukan di pakaian kedua tersangka, dan masih aktif. AFP PHOTO/MOHD RASFAN

    Dia menjelaskan, setelah cross-examination, maka tahap selanjutnya adalah pembacaan tuntutan dan baru masuk ke tahap pembelaan. Dengan begitu, persidangan Siti Aisyah yang diperkirakan selesai Maret ini, ternyata meleset.

    Menanggapi hasil investigasi Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat yang menemukan Pyongyang telah menggunakan racun kimia VX untuk membunuh Kim Jong-nam, Iqbal mengatakan temuan ini menjadi pembuktian bahwa kasus ini adalah pembunuhan yang berlatar politik. Keputusan yang dibuat oleh Amerika Serikat juga konsisten dengan pembela tim pengacara Siti Aisyah sejauh ini.

    Baca: Belum Peroleh Otopsi Kim Jong-nam, Pengacara Siti Aisyah Frustasi

    Kim Jong-nam tewas diracun pada 13 Februari 2017 di bandar udara internasional Kuala Lumpur, Malaysia. Dua perempuan, yang salah satunya Siti Aisyah, meraupkan racun kimia VX ke wajahnya. Proses persidangan terhadap Siti Aisyah masih bergulir. Atas perbuatannya ini, Siti Aisyah terancam hukuman mati.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.