Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor, Apa Isinya?

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Israel dari brigade infantry Nahal mengambil posisi saat melakukan latihan perang di pangkalan militer deka Arad, selatan Israel, 8 Februari 2017. REUTERS/Amir Cohen

    Tentara Israel dari brigade infantry Nahal mengambil posisi saat melakukan latihan perang di pangkalan militer deka Arad, selatan Israel, 8 Februari 2017. REUTERS/Amir Cohen

    TEMPO.CO, JakartaDokumen resmi berkategori rahasia negara tentang dua sistem militer Israel yang sangat rahasia, tidak pernah dipublikasikan, bocor ke publik secara online.

    Kebocoran dokumen milik Pasukan Pertahanan Israel (IDF) itu gambarkan sebagai "kesalahan keamanan informasi serius". Dokumen tersebut mengungkapkan informasi rahasia mengenai kemampuan dan metode operasional IDF.

    Baca: 250 Ribu Dokumen Diplomatik AS Bocor

    Seperti dilansir Middle East Monitor pada 7 Maret 2018, dokumen yang bocor itu ditandatangani oleh Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman.

    Surat kabar Israel, Hareetz mengatakan meski isi dari dokumen itu dapat dilihat bebas masyarakat di Internet, namun media telah dilarang menulisnya karena akan dianggap sebagai pelanggaran peraturan sensor militer.

    Bahkan satu dari dua dokumen yang bocor itu digolongkan sangat rahasia sehingga dilarang bagi mereka yang mengetahuinya untuk menyebutnya melalui percakapan telepon.

    Baca: Dokumen Rahasia AS Ungkap Ansor di Kumparan Sejarah 1965

    Kedua dokumen itu sempat diakses publik selama beberapa waktu sebelum akhirnya berhasil dihapus. Beruntung isi dokumen itu tidak sempat dipublikasikan sebelum disadari pihak berwenang.

    Undang-undang Israel mengarahkan media untuk menyerahkan ke kantor Sensor Militer semua publikas yang berkaitan dengan isu-isu keamanan nasional.

    Menurut protokol tersebut, Kementerian Pertahanan harus menghubungi Departemen Keamanan Informasi IDF untuk mendapatkan persetujuan saat merilis file dokumen rahasia.

    Masih belum jelas bagaimana kesalahan itu bisa terjadi.

    RUSSIA TODAY|HAREETZ|MIDDLE EAST MONITOR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.