Indonesia Minta Dukungan Rusia Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB

Reporter

Presiden Jokowi melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, di Diaoyutai State Guest House, Beijing, 10 November 2014. TEMPO/Ananda Teresia

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia akan meminta dukungan Rusia menyusul pencalonan Indonesia menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) periode 2019-2020. Permintaan ini akan disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, dalam kunjungannya ke Moskow, Rusia pada 12 Maret 2018. 

“Selain membahas soal hubungan bilateral, kami juga akan membahas perkembangan global dan kawasan serta rencana pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB, termasuk apa saja yang menjadi prioritas Indonesia apabila terpilih,”kata Arrmanatha Nasir, Kamis, 8 Maret 2018 di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta.  

Baca:Jepang Dukung Indonesia Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB

Presiden Jokowi melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, di Diaoyutai State Guest House, Beijing, 10 November 2014. TEMPO/Ananda Teresia

Menurut Arrmanatha, negara-negara Dewan Keamanan PBB memang tidak bisa menyatakan secara terbuka apakah mereka mendukung suatu negara atau tidak. Namun Indonesia sangat berharap, Rusia mau memberikan dukungannya untuk Indonesia. Rusia adalah satu dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memiliki hak veto.  

Proses pemungutan suara pemilihan Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB akan diselenggarakan pada Juni 2018. Untuk memperbutkan posisi ini, Indonesia akan besaing dengan Maladewa mewakili wilayah Asia Pasifik. Total ada 10 kursi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Baca: Indonesia Berkomitmen Kirim Pasukan Perdamaian PBB ke Libanon

Semenjak mencalonkan diri menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, Indonesia gencar berkampanye untuk mendapatkan dukungan sebanyak-banyaknya dari total 193 negara anggota PBB. Diantara poin kampanye Indonesia adalah Indonesia akan memperjuangkan PBB yang lebih efisien, reformasi di PBB, dan ingin PBB lebih banyak membantu negara-negara berkembang dalam menghadapi tantangan.






Rusia Aneksasi Wilayah Ukraina, Indonesia Tak Berani Bersikap Tegas?

37 menit lalu

Rusia Aneksasi Wilayah Ukraina, Indonesia Tak Berani Bersikap Tegas?

Pengamat CSIS mengatakan, dengan tidak menyebutkan nama Rusia, pernyataan Indonesia ihwal aneksasi wilayah Ukraina dapat disalahartikan


Urutan Peringkat IQ Negara di Asia Tenggara, Indonesia Nomor Berapa?

1 jam lalu

Urutan Peringkat IQ Negara di Asia Tenggara, Indonesia Nomor Berapa?

World Population Review kembali merilis negara-negara dengan peringkat IQ tertinggi di dunia. Bagaimana dengan negara-negara di Asia Tenggara?


Melalui Dekret, Zelensky Tutup Semua Prospek Negosiasi dengan Putin

1 jam lalu

Melalui Dekret, Zelensky Tutup Semua Prospek Negosiasi dengan Putin

Selain dengan Putin, Zelensky tetap membiarkan pintu terbuka untuk pembicaraan dengan Rusia.


Jepang Jadi Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia, Bagaimana Indonesia?

3 jam lalu

Jepang Jadi Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia, Bagaimana Indonesia?

World Population Review tahun ini kembali melakukan pemeringkatan skor IQ ratusan negara di dunia. Bagaimana dengan Indonesia?


Inggris Dukung Indonesia Kecam Pencaplokan Ukraina oleh Rusia

3 jam lalu

Inggris Dukung Indonesia Kecam Pencaplokan Ukraina oleh Rusia

Inggris menyambut baik pernyataan penolakan Indonesia tentang referendum palsu Rusia dan pencaplokan secara ilegal wilayah kedaulatan Ukraina.


Wamil Rusia: Pengacara Kebanjiran Klien sampai Tips Cara Kabur

6 jam lalu

Wamil Rusia: Pengacara Kebanjiran Klien sampai Tips Cara Kabur

Pengacara Rusia kebanjiran klien yang mencoba menghindari wajib militer untuk berperang di Ukraina dan ramainya tips cara kabur di medsos.


Pentagon: Ukraina di Jalur Tepat Gapai Kemenangan Lawan Rusia

6 jam lalu

Pentagon: Ukraina di Jalur Tepat Gapai Kemenangan Lawan Rusia

Pejabat Pentagon memperkirakan Ukraina sudah berada di jalur yang benar untuk mencapai beberapa tujuan utamanya di medan perang melawan Rusia.


Pasca-Wajib Militer Putin, Tiket Pesawat Sekali Jalan dari Rusia Naik 27 Persen

6 jam lalu

Pasca-Wajib Militer Putin, Tiket Pesawat Sekali Jalan dari Rusia Naik 27 Persen

Jumlah tiket penerbangan satu arah yang diterbitkan dari Rusia meningkat 27 persen setelah Putin umumkan mobilisasi militer ke Ukraina


Dukung Aneksasi oleh Rusia, Korea Utara Kecam Standar Ganda AS

6 jam lalu

Dukung Aneksasi oleh Rusia, Korea Utara Kecam Standar Ganda AS

Korea Utara mendukung aneksasi oleh Rusia atas bagian-bagian wilayah Ukraina seraya mengecam standar ganda Amerika Serikat


PBB: Swiss Miliki Masalah Rasisme Sistemik

7 jam lalu

PBB: Swiss Miliki Masalah Rasisme Sistemik

Laporan komite PBB dalam rapat Dewan HAM menunjukkan Swiss memiliki masalah rasisme sistemik yang serius terhadap orang-orang keturunan Afrika