Museum Holocaust AS Batalkan Award untuk Aung San Suu Kyi

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aung San Suu Kyi. ndtv.com

    Aung San Suu Kyi. ndtv.com

    TEMPO.CO, Jakarta --  Museum Peringatan Holocaust Amerika Serikat membatalkan penghargaan yang diberikan kepada Aung San Suu Kyi karena dia dinilai tidak secara tegas menghentikan atau mengutuk kekerasan militer terhadap kelompok muslim minoritas di Myanmar, Rohingya.

    Museum Peringatan Holocaust Amerika Serikat menganugerahkan Suu Kyi penghargaan Elie Wiesel Award pada tahun 2012, dua tahun setelah ia dibebaskan sebagai tahanan rumah di Yangon, Myanmar.

    Baca: Peraih Nobel Perdamaian Desak Suu Kyi Akhiri Genosida Rohingya

    "Dengan sangat menyesal kami sekarang membatalkan penghargaan itu. Tentu tidak mudah mengambil keputusan ini," demikian surat resmi pihak Museum Peringatan Holocaust Amerika Serikat kepada Suu Kyi, seperti dikutip dari TIME, 7 Maret 2018.

    Museum yang menekan pencegahan terhadap terjadinya genosida menjelaskan, museum melakukan pemantauan terhadap kampanye-kampanye militer terhadap Rohinggya.

    Baca: Surat Terbuka Peraih Nobel Kritik Aung San Suu Kyi Soal Rohingya  

    PBB menyebut kekerasan di Myanmar sebagai pembersihan etnis dan telah merekam bukti-bukti kekerasan yang berlangsung terkoordinasi dan kekreasan sisetemati.

    Aung San Suu Kyi yang berperan sebagai penasehat negara dan menteri luar negeri Myanmar awal tahun 2016, pernah meraih Nobel Perdamaian dan beberapa pengharagaan lainnya. Beberapa penghargaan itu juga telah ditarik kembali. .


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.