Bawa Pesan Pemimpin Korea Utara, Pejabat Korea Selatan ke Amerika

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menyambut utusan khusus Korea Selatan saat akan melakukan pertemuan di Pyongyang, Korea Utara, 6 Maret 2018. KCNA/via Reuters

    Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menyambut utusan khusus Korea Selatan saat akan melakukan pertemuan di Pyongyang, Korea Utara, 6 Maret 2018. KCNA/via Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua pejabat senior Korea Selatan yang bertemu dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, pekan ini, akan tiba di Washington, Kamis, 8 Maret 2018, untuk mendapatkan arahan dari Amerika Serikat terkait hasil pertemuan mereka.

    Keterangan tersebut disampaikan oleh seorang pejabat Korea Selatan, Rabu, 7 Maret 2018, seperti dikutip Channel News Asia. "Detail itinerarinya sudah pasti. Mereka akan diterima oleh Presiden Donald Trump," ucapnya kepada wartawan di Seoul, Rabu.

    Baca: Korea Utara Sepakat Hentikan Program Nuklir, Keamanannya Terjamin

    Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menjamu makan delegasi Korea Selatan di ruang utama gedung Partai Pekerja Korea, Senin malam, 5 Maret 2018 selama 4 jam. [KCNA/CNN/ASIA CORRESPONDENT]

    Kepala Kantor Keamanan Nasional, Chung Eui-yong, yang memiliki hubungan rapat dengan Amerika Serikat dan Kepala Badan Intelijen Nasional, Shu Hoon yang juga dikenal sebagai juru runding top Korea Selatan untuk Korea Utara, akan mendapatkan tugas ke Amerika Serikat.

    Chung mengatakan pada Selasa, 6 Maret 2018, bahwa dia mendapatkan pesan dari Kim Jong Un yang akan diteruskan ke Amerika Serikat.

    Sementara itu, dari Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat diperoleh informasi bahwa Amerika Serikat dan Korea Selatan sedang mendiskusikan sebuah pertemuan pada akhir pekan ini untuk membicarakan kemungkinan denuklirisasi Korea Utara.Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, berfoto bersama dengan utusan khusus Korea Selatan usai melakukan pertemuan di Pyongyang, Korea Utara, 6 Maret 2018. The Presidential Blue House/Yonhap via REUTERS

    Menurut Chung, Korea Utara sepertinya tulus menghentikan uji coba nuklir jika negeri itu melakukan pembicaraan dengan dengan pemimpin Amerika Serikat, Donald Trump, soal denuklirisasi. Namun Korea Selatan dan Jepang meragukannya.

    Setelah kembali dari Amerika Serikat, pejabat Korea Selatan akan berbagi tugas. Chung akan mengunjungi Cina dan Rusia, sementara Suh akan menuju Jepang guna berbicara dengan pejabat di sana mengenai sikap Korea Utara yang mulai mengendur.

    Baca: Korea Selatan Kirim Delegasi ke Korea Utara, Berunding Nuklir

    "Kementerian Luar Negeri berbicara dengan Gedung Putih mengenai pertemuan yang akan digelar akhir pekan ini," ujar juru bicara Gedung Putih, Heather Nauert.

    Chung yang mengutip pernyataan Korea Utara, mengatakan, pihaknya tidak akan melakukan uji coba nuklir atau rudal saat pembicaraan dengan masyarakat internasional sedang berlangsung. Korea Utara belum melakukan tes semacam itu sejak November lalu. "Korea Utara juga ingin mendiskusikan normalisasi hubungan dengan Amerika Serikat," kata Chung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.