Israel Sediakan Makanan Kedaluwarsa untuk Tahanan Palestina

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengunjuk rasa Palestina melemparkan bom molotov ke arah tentara Israel dalam bentrokan saat demonstrasi untuk mendukung tahanan Palestina yang melakukan aksi mogok makan di penjara Israel, di dekat pemukiman Yahudi Beit El, di dekat kota Ramallah, Tepi Barat, 11 Mei 2017.  REUTERS/Mohamad Torokman

    Seorang pengunjuk rasa Palestina melemparkan bom molotov ke arah tentara Israel dalam bentrokan saat demonstrasi untuk mendukung tahanan Palestina yang melakukan aksi mogok makan di penjara Israel, di dekat pemukiman Yahudi Beit El, di dekat kota Ramallah, Tepi Barat, 11 Mei 2017. REUTERS/Mohamad Torokman

    TEMPO.CO, Jakarta - Petugas rumah tahanan di penjara Etzion Israel yang berlokasi di selatan Tepi Barat, menurut Klub Tahanan Palestina (PPC), memberikan makanan kedaluwarsa untuk tahanan Palestina.

    Baca: Kisah Wanita Palestina di Penjara Israel: Ingin Berkaca tapi...

    Pemogok Makan Palestina Ditahan Israel Lagi

    Pengacara PPC, Jacqueline Fararja, mengatakan kepada kantor berita Turki, Anadolu, petugas penjara Israel menyuplai tahanan Palestina dengan makanan kaleng dan keju kedaluwarsa.

    "Hampir semua tahanan terpaksa makan makanan yang disediakan karena mereka kelaparan dan kekurangan suplai makanan," ucap Fararja, seperti dikutip Middle East Monitor, Rabu, 7 Maret 2018.Ahed Tamimi dikawal memasuki ruang sidang militer oleh petugas keamanan Israel di Penjara Ofer, dekat kota Ramallah, Tepi Barat, 15 Januari 2018. Karena telah menampar dan menendang tentara Israel, membuat Ahed Tamimi ditangkap oleh tentara Israel dan juga polisi perbatasan. REUTERS

    PPC bekerja sama dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Komite Urusan Tahanan mendesak penjara Etzion ditutup.

    Baca: Lebih dari Seribu Tahanan Palestina di Israel Mogok Makan

    Menurut data PPC, lebih dari 6.500 warga Palestina dipenjara dalam kerangkeng besi Israel. Sekitar 12 warga Palestina ditahan di penjara Etzion.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?