Korea Selatan Kirim Delegasi ke Korea Utara, Berunding Nuklir

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Howar X dan Denis Alan berdandan ala Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara dan Presiden AS, Donald Trump.

    Howar X dan Denis Alan berdandan ala Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara dan Presiden AS, Donald Trump.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Korea Selatan mengirimkan delegasi tingkat tinggi, termasuk kepala dinas intelijen dan penasihat keamanannya, ke Korea Utara, Senin, 5 Maret 2018.

    Gedung Biru Korea Selatan dalam pernyatannya kepada media mengatakan, rombongan yang terdiri dari 10 utusan itu akan fokus pada hubungan antar-Korea serta membangun dialog Korea Utara dan Amerika Serikat terkait pengurangan senjata nuklir di Semenanjung Korea.Sebuah kereta karnaval terlihat menghadirkan patung bergambarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong saat diikutsertakan dalam pawai di Torres Vedras, Portugal, 11 Februari 2018. REUTERS/Pedro Nunes

    Baca: Korea Utara Vs Amerika: Hentikan Latihan Perang Korea Selatan--AS

    Juru bicara Gedung Biru Yoon Young-chan mengatakan, Kepala Keamanan Nasional Chung Eui-yong akan memimpin kunjungan 10 delegasi Korea Selatan.

    Laporan CNN menyebutkan, di dalam delegasi Korea Selatan itu terdapat Kepala Dinas Intelijen Suh Hoon, Wakil Menteri Unifikasi Chun Hae-sung, Wakil Direktur Dinas Intelijen Nasional Kim Sang-gyun, dan Wakil Direktur Gedung Biru Yun Gyeong-young.

    "Delagasi akan terbang ke Pyongyang dengan penerbangan khusus pada Senin petang dan tinggal di kota tersebut satu malam," tulis CNN, Ahad 4 Maret 2018.

    Usai kembali ke Seoul guna mendapatkan pembekalan, delagasi akan melanjutkan perjalanan ke Amerika Serikat untuk menyampaikan hasil pertemuannya di Pyongyang.

    Baca: Amerika Serikat Siapkan Serangan Militer ke Korea Utara

    Pyongyang melakukan uji coba rudal nuklir Hwasong-15 pada 28 November 2017 dengan kemampuan lebih tinggi dan cepat dari pada rudal yang diluncurkan sebelumnya. Rudal berkepala nuklir ini sanggup menjangkau wilayah Amerika Serikat. Menurut Direktur CIA, Mike Pompeo, rudal Korea Utara yang diluncurkan baru-baru ini dilengkapi hulu ledak nuklir yang dapat menjangkau Amerika Serikat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.